Citizen Reporter

Ini Serunya Musim Berburu

Ada waktu berburu setahun sekali. Itu menjadi saat paling heroik dan penuh cerita. Setelah sama berburu usai, mereka menunggu setahun lagi.

Ini Serunya Musim Berburu
pixabay.com

Ini adalah catatan harian tyler_butkus yang menamakan diri Tresno Butkus tentang tradisi berburu di Pennsylvania. Tradisi itu menjadi kisah menarik di sepanjang tahun hingga waktu berburu berikutnya.

Setiap tahun, pada Oktober dan November, cuaca di Amerika Serikat menjadi lebih dingin. Selama musim gugur berlangsung, daun-daun rontok dari pohon-pohon dan embun beku muncul di rumput setiap pagi.

Saat itulah senapan angin dibersihkan. Perlengkapan berburu disiapkan. Musim perburuan telah tiba. Seperti Halloween dan Thanksgiving, pemburuan adalah bagian budaya musim gugur yang penting untuk banyak warga Amerika.

Saya berasal dari Pennsylvania. Itu adalah negeri dengan jumlah pemburu terbanyak di antara semua negeri di Amerika Serikat. Saya memperkenalkan budaya pemburuan ketika saya kecil. Ketika berumur lima tahun, saya ikut bapak saya ke hutan. Dia seperti banyak orang lain, memburu rusa.

Setelah bertahun-tahun menyaksikan cara bapak saya berburu, saatnya saya memegang senapan sendiri. Waktu berusia 12 tahun, saya mulai membangun tempat perburuan saya.

Ada banyak jenis satwa yang diburu. Ada yang memburu unggas saja, yaitu kalkun, pegar, bebek, dan angsa. Juga ada pemburu yang lebih suka memburu predator, yaitu anjing hutan atau beruang. Namun, pemburu rusalah yang terpopuler.

Rusa adalah mangsa menarik sekali karena spesies itu penakut. Mereka tinggal di dalam hutan. Oleh karena itu, pemburu perlu banyak keterampilan supaya berhasil mendapatkan rusa. Semakin tinggi jam terbangnya, biasanya semakin terampil para pemburu mendapatkan rusa.

Di Amerika, mayoritas pemburu adalah laki-laki, namun ada banyak perempuan yang ikut berburu. Biasanya, proses mempersiapkan diri untuk perburuan mulai pada musim panas. Saat itu pemburu mulai mengincar tempat yang sering dikunjungi rusa.

Banyak orang menggunakan kamera otomatis yang dilukis seperti pohon untuk memfoto rusa-rusa yang tinggal di dekat tempat pemburuan mereka. Dengan informasi dari proses itu, pemburu memilih rusa spesifik yang akan diburu.

Biasanya orang mencari rusa yang tua dengan tanduk besar, tetapi kadang-kadang pemburu mau membunuh seekor rusa yang sakit untuk memperbaiki populasi rusa di masa depan.

Setelah rusa dipilih, pemburu membangun pohon berdiri. Pada musim pemburuan (biasanya pada September, Oktober, November, atau Januari bergantung pada senjata yang digunakan), pemburu pergi ke pohon berdiri itu pada pagi hari, sebelum matahari terbit. Setelah itu, pemburu menunggu sampai rusa muncul.

Setelah mendapatkan rusa, biasanya pemburu dan keluarganya ke tukang daging. Daging rusa diolah menjadi sosis dan bistik serta olahan lain. Pemburu juga mengumpulkan tanduk rusa.

Akhirnya, setelah musim berburu selesai, pemburu kembali ke aktivitas sehari-hari. Mereka harus menunggu sampai musim berburu tiba tahun depan. Saat itu rusa dan satwa lain sudah sangat banyak.

Yang pasti, di sepanjang tahun akan ada kisah hebat tentang perburuan yang baru saja dilewati.

Tresno Butkus
Peneliti yang mendapatkan beasiswa dari program Aminef Amerika Serikat
Instagram: @tyler_butkus

Editor: Endah Imawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help