Parenting

Bunda, 3 Ciri-ciri ini Membuat Anak Anda Rawan Dibully Teman-temannya

Anak-anak dengan tiga ciri-ciri berikut adalah anak-anak yang rentan jadi korban bullying di sekolah. Amati dan sikapi sebijaknya..

Bunda, 3 Ciri-ciri ini Membuat Anak Anda Rawan Dibully Teman-temannya
ilustrasi
1410bullying 

SURYA.co.id | SURABAYA – Aksi bullying masih menjadi topik hangat di dunia pendidikan, karena kasusnya marak terjadi di masyarakat.

Bahkan kini di era digital, beberapa kasus bullying menjadi viral.

Terutama karena pelakunya kebanyakan adalah anak-anak sekolah. Bahkan, perundungan itu juga sering terjadi di lingkungan sekolah.

Naftalia K., psikolog Rumah Sakit Mitra Keluarga Waru, Sidoarjo
Naftalia K., psikolog Rumah Sakit Mitra Keluarga Waru, Sidoarjo (surabaya.tribunnews.com/delya oktovie)

Menurut Naftalia K., psikolog Rumah Sakit Mitra Keluarga Waru, Sidoarjo, Jawa Timur, ada tipikal anak yang mudah menjadi sasaran bullying.

“Pertama, nggak punya teman. Kedua (memiliki sifat) tertutup, dan ketiga, di rumah ada masalah,” tutur Naftalia.

Anak yang mendapat perilaku bullying, biasanya sudah berusaha untuk bicara tentang permasalahannya.

Namun, seringkali orang-orang di sekitarnya tidak menyadari hal tersebut.

“Kalau biasanya orang Surabaya bilang Wis, nggak usah direken (sudah tak usah dihiraukan),” kata ibu dua anak ini.

Orang-orang sekitar tersebut juga termasuk orang tuanya sendiri.

Naftalia menyebut, biasanya orang tua merasa tidak ada yang salah dengan anaknya dan tidak pula berusaha mencari pertolongan.

Sehingga kondisi ‘diam-diaman’ ini berlarut-larut.

Bullying menurut Naftalia, dapat terjadi pada anak yang fisiknya besar, selama mereka memiliki ketiga karakteristik di atas.

“Yang badanya gede bisa dibully. Yang kecil juga bisa dibully. Entah bagaimana, para bullier bisa menemukan anak dengan tiga karakteristik ini,” jelasnya.

Ia menambahkan, anak yang rentan menjadi target bullying, biasanya tidak bisa memiliki relasi yang baik dengan orang lain.

Sehingga apa yang mereka alami, mereka simpan sendiri. 

Penulis: Delya Octovie
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help