Surya/

Berita Pendidikan Surabaya

Tak Ingin Numpang Ujian di Sekolah Lain, Sekolah di Surabaya Lakukan Pengadaan Komputer

Sejumlah sekolah di Surabaya mulai melakukan pengadaan komputer untuk mempersiapkan pelaksanaan ujian berbasis komputer.

Tak Ingin Numpang Ujian di Sekolah Lain, Sekolah di Surabaya Lakukan Pengadaan Komputer
surya/rorry nurmawati
Simulasi ujian nasional berbasis komputer (UNBK) di SMA Negeri 1 Puri Kabupaten Mojokerto, Rabu (7/2/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Persiapan ujian  berbasis komputer dilakukan dengan serius oleh sekolah. Apalagi sekolah yang selama ini komputernya digunakan bersama dengan sekolah lain.

Seperti SMA Muhammadiyah 9 yang tahun ini berencana melakukan ujian secara mandiri, tidak lagi menumpang di SMP Muhammadiyah 17 Surabaya.

Sebab tahun lalu kedua sekolah harus bentrokan jadwal akibat sama-sama harus memakai komputer.

"Makanya tahun kemarin kami pengadaan, dan terealisasi tahun ini. Kami beli 36 Komputer, jadi nanti bisa 3 sesi ujian," kata kepala SMAM 9 Surabaya, Mationo ketika ditemui SURYA.co.id, Kamis (7/2/2018).

Persiapan ujian juga telah dilakukan dengan mengadakan tryout. Hingga saat ini siswa masih menggunakan komputer SMP sambil menunggu siapnya komputer milik SMA. Rencananya pekan depan laboratorium komputer baru digunakan sekolah.

"Tenaga proktor dan teknisi sudah siap. Hanya saja nangi pasti ada pembengkakan biaya karena USBN semua pelajaran dan memakai komputer,"lanjutnya.

Pembengkakan biaya ini, selain karena menghabiskan biaya listrik juga untuk biaya pengawas,teknisi dan proktor. Sebab, sekolah swasta tidak bisa menggunakan banyak dana BOS untuk anggaran ini.

"Jadi ada upaya swadaya dengan mengumpulkan wali murid,sudah kami sosialisasikan kalau ada biaya untuk ujian,"pungkasnya.

Sementara itu,Siti Khayunah, Wakil Kepala SMA Khadijah urusan Humas mengungkapkan sekolahnya akan lebih memprioritaskan pemakaian komputer untuk ujian SMA. Pasalnya, komputer milik SMA selama ini juga digunakan SMP Khadijah karena terbatasnya komputer SMP.

"Tahun lalu meskipun jadwalnya tabrakan masih bisa diubah jadwalnya. Nggak tahu tahun.ini, kalau bertabrakan SMP harus mampu mandiri,"ujarnya.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help