Surya/

Citizen Reporter

Susu untuk Tunjukkan Perhatian

Bukan hanya simbol nutrisi, susu menjadi cara untuk mengungkapkan perhatian. Sekotak susu sudah membuat anak gembira.

Susu untuk Tunjukkan Perhatian
pixabay.com

Susu menjadi asupan penting untuk anak. Akan tetapi, tidak banyak anak dapat menikmati sumber nutrisi itu.

Anak-anak yang kurang beruntung dalam pemenuhan nutrisi mendapat perhatian saat Hari Gizi pada 25 Januari 2018. Komunitas Save Street Child Sidoarjo membuat Family Gathering dan 1.000 Susu di Hari Gizi untuk Anak Indonesia di Hall Lt 1 Lippo Plaza Sidoarjo, Minggu (28/1/2018).

Seribu susu menjadi cara untuk menarik minat donatur dan sukarelawan. Itu untuk mengingatkan, ada banyak anak di lingkungan terdekat yang membutuhkan bantuan nutrisi sehat agar anak-anak itu kelak menjadi generasi istimewa.

Asupan nutrisi yang cukup membuat anak berkembang sempurna. Nutrisi yang cukup juga membuat anak dapat belajar dengan cepat.

Itu sesuai dengan pendampingan yang dilakukan Save Street Child Sidoarjo. Save Street Child adalah gerakan peduli anak jalanan yang pertama didirikan melalui media sosial Twitter pada 23 Mei 2011. Berawal dari kota-kota besar, gerakan itu akhirnya sampai di Sidoarjo.

Save Street Child Sidoarjo berdiri pada 24 Mei 2015. Berangkat dari rasa keprihatinan terhadap kehidupan anak-anak jalanan dan anak marjinal, kegiatan nyata yang dilakukan adalah untuk membantu anak-anak yang kurang beruntung. Selain menyediakan relawan pengajar, Save Street Child Sidoarjo hadir sebagai wadah semua orang untuk membantu secara independen maupun yayasan.

Jadwal belajar bersama yang rutin diadakan Save Street Child Sidoarjo adalah Minggu di Lemahputro (belakang stasiun Sidoarjo) pukul 19.00 WIB dan traffic light Alun-alun Sidoarjo pukul 16.00. Kegiatan belajar bersama itu terbukti dapat membangkitkan semangat belajar para anak asuh.

Family Gathering dimulai pukul 11.00. Dwi Prasetyo, pendiri komunitas, memberikan informasi seputar komunitas. Selain memberikan informasi seputar Save Street Child Sidoarjo, dalam acara itu juga dibuka pendaftaran pengurus sekaligus sukarelawan baru.

Anak-anak asuh komunitas juga diberikan wadah untuk berkreasi. Mereka tampil menyanyi beberapa lagu dengan diiringi instrumen sederhana ukulele.

Prakarya para anak asuh pun tak luput untuk dipamerkan. Prakarya mereka secara eksklusif ditampilkan sekaligus ditawarkan baik kepada peserta acara sekaligus para pengunjung Lippo Plaza.

“Adanya acara ini diharapkan dapat membantu adik-adik asuh kami, sekaligus membuka peluang yang sebesar-besarnya bagi para pengunjung yang tertarik untuk menjadi salah satu dari kami di Save Street Child Sidoarjo,” ujar Dwi Prasetyo.

Sebelum acara ditutup, diadakan sesi foto bersama sekaligus penyerahan susu kepada anak asuh komunitas sebagai simbol berakhirnya acara. Susu yang dibagikan sejumlah peserta.

Ade Vika Nanda Yuniwan
Pendidikan Bahasa Indonesia
Universitas Trunojoyo Madura

Editor: Endah Imawati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help