Lapor Cak

Petugas Siaga sampai Pukul 08.00, harusnya Pengendara lebih Sadar Diri

Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, AKBP Eva Guna Pan Pandia mengungkapkan saat ini para pengendara jalan masih terkesan terburu-buru.

Petugas Siaga sampai Pukul 08.00, harusnya Pengendara lebih Sadar Diri
surya/ahmad zaimul haq
JALUR MENYEMPIT - Kendaraan terlihat padat menuju kawasan bunderan Waru, Rabu (7/2). Kawasan itu padat karena jalur menyempit kendaraan dari Barat menuju masuk kota Surabaya dan kendaraan keluar dari tol Surabaya-Mojokerto. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Berbagai kecelakaan di jalan raya pada dasarnya saat ini banyak terjadi karena human error.

Hal yang sama sering terlihat di pagi hari saat para pengendara dari bundaran Waru menuju Frontage atau jalan protokol Ahmad Yani.

Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, AKBP Eva Guna Pan Pandia mengungkapkan saat ini para pengendara jalan masih terkesan terburu-buru saat berkendara. Sehingga kurang hati-hati saat harus berganti jalur dari bundaran Waru ke Frontage Ahmad Yani.

"Kalau dari bundaran Waru mau ke Ahmad Yani, sudah banyak yang ambil jalur paling kiri jadi aman mau ke frontage road. Tapi ya masih ada saja yang belum sadar ambil jalur kiri,"ujarnya.

Menurutnya, saat ini kesadaran masyarakat harus ditingkatkan agar lebih berhati-hati dan tertib lalu lintas.

Dengan diterapkannya kanalisasi R2 di frontage road maka akan memudahkan pengendara. Selain itu akan mengurai kepadatan di jalur Ahmad Yani saat jam berangkat kerja.

"R2 yang masuk kota, kami masukkan semua ke jalur frontage road karena ini merupakan jalur lambat. Nanti akan kami komunikasikan dengan dishub dan bina marga agar bisa ditambah speed trap agar pengendara lebih hati-hati," jelasnya.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help