Berita Tuban

Mau Beli Rumah? Hati-hati Tertipu Pengembang Fiktif, Seperti yang Dialami 6 Warga Tuban Ini

Enam warga Tuban beli rumah dan sudah serahkan sejumlah uang. Nyatanya perumahan itu tak kunjung dibangun

Mau Beli Rumah? Hati-hati Tertipu Pengembang Fiktif, Seperti yang Dialami 6 Warga Tuban Ini
kompas.com
Ilustrasi perumahan 

SURYA.co.id | TUBAN - Petugas Satreskrim Polres Tuban mendalami penyidikan terhadap Suko Cahyono, pengembang perumahan fiktif Grand Citra Zam-zam yang berada di Kecamatan Jenu.

Suko dilaporkan sejumlah korban karena menjanjikan akan merampungkan perumahan tersebut.

Padahal perumahan itu tidak pernah ada.

Para korban hanya diiming-imingi setplay atau desain.

Korban yang terkena bujuk rayu itupun menyerahkan sejumlah uang untuk membeli perumahan bodong tersebut.

Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Iwan Hari Purwanto mengatakan, hasil penyelidikan sementara pengembang perumahan fiktif menjerat enam orang korban.

Hal itu berdasarkan laporan sejumlah korban.

"Ada enam orang korban yang melaporkan Suko Cahyono," ujar Iwan kepada SURYA.co.id, Rabu (7/2/2018).

Suko Cahyono, pengembangan perumahan fiktif (kiri) dan desain perumahan Grand Citra Zam-zam Tuban
Suko Cahyono, pengembangan perumahan fiktif (kiri) dan desain perumahan Grand Citra Zam-zam Tuban (surya/istimewa)

Disinggung mengenai adanya laporan susulan dari korban lainnya, Iwan belum mengetahui secara pasti.

Perwira berpangkat tiga balok dipundak itu menyatakan, yang jelas saat ini jumlah pelapor baru enam orang.

"Sementara ada enam orang yang lapor, apakah ada laporan dari korban berikutnya atau tidak kita belum tahu," pungkasnya.

Tersangka saat ini sudah ditahan di Mapolres Tuban guna pengembangan penyidikan lebih lanjut.

Suko dijerat dengan pasal 372 tentang penggelapan dan 378 tentang penipuan.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help