Kuliner

Di Tangan 'Kampret', Kolong Jembatan yang Kumuh Disulap Jadi Kafe yang Kekinian dan Instagramable

Kolong jembatan identik dengan kawasan kumuh. Tapi, gara-gara sosok yang akrab dipanggil Kampret, kolong jembatan di Jember ini jadi kafe keren

Di Tangan 'Kampret', Kolong Jembatan yang Kumuh Disulap Jadi Kafe yang Kekinian dan Instagramable
surabaya.tribunnews.com/erwin wicaksono
Suasana malam hari di kafe kolong jembatan Sungai Bedadung di Jalan Manstrip, Kabupaten Jember. 

SURYA.co.id | JEMBER - Kolong jembatan sering diidentikkan dengan kawasan yang kumuh.

Namun berkat sosok yang akrab dipanggil Kampret, kolong jembatan Sungai Bedadung di Jl Manstrip, Kabupaten Jember, jauh dari kesan kumuh tersebut. 

Di kolong jembatan itu, Kampret yang punya nama asli Johanes Kris Astono, membangun sebuah kafe yang bisa dibilang adalah satu-satunya kafe kolong jembatan di Jember

"Awalnya ya kami iseng-iseng aja buat cafe ini, sayang banget jembatan yang kumuh ini. Kalau dibikin kafe menarik juga," kata Kampret, Rabu (7/2/2018).

Dia menambahkan, sebelum kafenya berdiri, hampir setiap hari tempat itu dijadikan arena pesta miras dan aneka kegiatan negatif lainnya.

Remang-remang Tapi Instagramable

Tata cahaya di kafe ini memanfaatkan dinding kolong jembatan. Meski lampu-lampu yang dipasang di dinding itu terkesan remang-remang, tetapi tetap terasa modern, kekinian, dan Instagramable. 

Kesan vintage juga tersaji di luar kolong jembatan. Interior luar dilengkapi meja dan kursi bambu. Juga ada gazebo yang semakin menambah kesan santai di kafe ini.

Menu yang tersaji di kafe ini, disajikan dengan harga terjangkau.

Untuk makanan ringan dibanderol mulai harga Rp 5 ribu.

Halaman
12
Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved