Berita Ekonomi Bisnis

Tahun ini Gunawangsa Group Tak Buka Proyek Baru

Di tengah kondisi pasar properti yang melambat tahun 2018 ini, pengembang Gunawangsa Group memilih menyelesaikan proyek lama.

Tahun ini Gunawangsa Group Tak Buka Proyek Baru
surya/sugiharto
CEO Gunawangsa Triandy menempelkan striker bebas narkoba di apartemen Gunawangsa MERR Surabaya, Selasa (6/2/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Di tengah kondisi pasar properti yang melambat karena masih wait and see di tahun 2018 ini, pengembang Gunawangsa Group memilih menyelesaikan proyek yang sudah dalam progres pembangunan.

Mereka tidak akan mengembangkan proyek baru di tahun yang juga masuk sebagai tahun politik dengan adanya dua agenda pemilihan, yaitu pemilihan legislatif dan pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) itu.

"Tahun ini, kami fokus menyelesaikan pembangunan proyek-proyek yang sudah berjalan. Seperti Gunawangsa Tidar dan Gunawangsa Gresik," jelas Triandy Gunawan, CEO Gunawangsa Group.

Dia mengungpakan hal itu, di sela kegiatan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) Jatim dan Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) Jatim, Selasa (6/2/2018) di Surabaya.

Lebih lanjut Triandy menyebutkan, untuk Gunawangsa Tidar, pihaknya menyiapkan. penyerahan kunci kepada konsumen di akhir semester I tahun ini. Terutama untuk apartemen tower A. Sementara untuk tower B ditargetkan serah kunci pada semester II.

Khusus Gunawangsa Tidar, Triandy menyiapkan areal komersial yang cukup luas. Karena tidak hanya untuk penghuni hotel dan apartemen saja, tapi juga membidik konsumen dari warga sekitar yang termasuk berada di wilayah Surabaya Tengah itu.

"Luasan areal komersial sekitar 22.000 meter persegi. Saat ini kami sudah melakukan penandatangan kerjasama dengan beberapa tenant dan pembicaraan lebih detail dengan tenant lainnya," ungkap Triandy.

Dengan yang sudah kerjasama, sekitar 46 persen sudah pasti menempati area itu. Antara lain dari segmen Food and Baverages (F and B), pleasure, kebugaran, dan sejenisnya. Menurut Triandy, pihaknya menyediakan ruang dan produk dari tenant yang tidak bisa atau kurang bisa diakses secara online. Seperti karaoke, gym dan nonton bioskop.

Sedang Gunawangsa Gresik, mulai Januari 2018 ini sudah mulai pembangunan fisik. Pengerjaan diberikan kepada PT PP (Persero), perusahaan konstruksi BUMN, yang disebut Triandy, memiliki kemampuan membuat produk properti yang kuat dan sudah diakui pasar.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help