Berita Ekonomi Bisnis

Peringkat 5 Nasional, RFB Cabang Surabaya Targetkan 500 Nasabah Baru

Target tersebut untuk meningkatkan peringkat RFB Cabang Surabaya yang sepanjang tahun 2017 lalu masih diperingkat lima secara nasional.

Peringkat 5 Nasional, RFB Cabang Surabaya Targetkan 500 Nasabah Baru
surya/Srihandi lestari
Kegiatan kick off meeting digelar PT RFB Cabang Surabaya ditarget meningkatkan kinerja 2018 dengan 500 nasabah baru. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kantor Cabang perusahaan yang bergerak di sektor Perdagangan Berjangka Komoditi, PT Rifan Financido Berjangka (RFB) di Surabaya, tahun 2018 ini menargetkan penambahan nasabah baru hingga 500 nasabah.

Target tersebut untuk meningkatkan peringkat RFB Cabang Surabaya yang sepanjang tahun 2017 lalu masih diperingkat lima secara nasional.

"Dari penambahan jumlah nasabah baru tahun 2017 lalu kami di peringkat lima. Targetnya tahun 2018 ini bisa bertambah 500 nasabah untuk bisa lebih tinggi di peringkat dua atau tiga," jelas Leonardo, Kepala Cabang RFB Surabaya, Senin (5/2/2018).

Dari penambahan nasabah baru di tahun 2017, urutan pertama ada di cabang AXA Tower Jakarta, sebanyak 430 nasabah. Kemudian kedua cabang Palembang sebanyak 399 nasabah, cabang Bandung 246 nasabah danPekanbaru sebanyak 241.

Sedangkan dari pencapaian volume transaksi, kantor cabang Surabaya berada di urutan keempat setelah AXA Tower Jakarta (164.230 lot), Palembang (109.437 lot) dan Pekanbaru (80.603 lot).

"Untuk volume tahun 2018 kami targetkan naik di 150.000 lot," tambah Leonardo.

Kedua target itu merupakan bagian upaya pencapaian target RFB pusat untuk menambah 3000 nasabah baru dengan volume transaksi 1 juta lot.

Leonardo menambahkan volume transaksi sebesar 150,000 lot terdiri dari 100,000 lot di Sistem Perdagangan Alternatif dan 50,000 lot di perdagangan komoditi.

Selama tahun 2017 lalu, RFB Surabaya mampu meraih 234 nasabah baru dengan volume transaksi sebesar 70,927 lot. Komposisi transaksi 55,629 lot SPA dan 15,298 lot komoditi.

“Target penambahan nasabah baru dan volume transaksi ini dua kali lipat dari tahun lalu. Sementara jika dibandingkan dari 2016, pertumbuhan volume transaksi di 2017 naik 60,23 persen,” jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help