Berita Jombang

Nyono Suharli Wihandoko Ditangkap KPK, Begini Nasib Pencalonannya di Pilbup Jombang

Nyono Suharli Wihandoko ditangkap KPK. Begini nasib pencalonannya di Pilbup Jombang versi KPU.

Nyono Suharli Wihandoko Ditangkap KPK, Begini Nasib Pencalonannya di Pilbup Jombang
tribunnews.com
Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko keluar menggunakan rompi tahanan meninggalkan gedung KPK, Jakarta, Minggu (4/2/2018). 

SURYA.co.id | JOMBANG - KPU Jombang memastikan pencalonan Nyono Suharli Wihandoko dalam Pilbup Jombang 2018 tetap berlanjut.

Posisi Bupati yang terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK ini tidak bisa diganti.

Artinya, Nyono Suharli Wihandoko tetap bisa mengikuti tahapan pilkada.

Alasannya, KPU mengedepankan azas praduga tak bersalah.

Ini ditegaskan Ketua KPU Jombang Muhaimin Sofie.

(Bupati Jombang Terkena OTT KPK, Ruang Kepala Dinkes Jombang Disegel)

(Bupati Jombang Terkena OTT, KPK Periksa Dua Kepala Puskesmas dan Seorang Pejabat Dinkes Jombang)

Seperti Ini Reaksi Penyuap Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko Usai Diperiksa KPK)

"Pilkada Jombang tetap sesuai dengan tahapan. Pada 12 Februari 2018 penetapan calon. Selang sehari kemudian pengambilan nomor urut. Kemudian 14 Februari ikrar calan siap menang, siap kalah. Sedangkan 15 Februari dimulai masa kampanye," kata Muhaimin kepada SURYA.co.id, Senin (5/2/2018).

Muhaimin menjelaskan, ditetapkannya Nyono sebagai tersangka tidak bisa menggugurkan pencalonannya.

Halaman
12
Penulis: Sutono
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help