Surya/

Advertorial

Jangan Abaikan Ikon Kota Surabaya yang Bernilai Sejarah

Cak Aden, panggilan Darmawan, menyayangkan Masjid Kembang Kuning yang menjadi ikon Surabaya ini terkesan 'berjalan sendirian'.

Jangan Abaikan Ikon Kota Surabaya yang Bernilai Sejarah
surya/faiq nuraini
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Darmawan (kiri) saat mengunjungi Masjid Rahmad, Jl Kembang Kuning, Surabaya, Minggu (4/2), diterima Imam Masjid, Ahmad Muryadi. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Banyak ikon sejarah kota bahkan sejarah nasional ada di Kota Surabaya.

Namun, keberadaannya belum tergarap maksimal. Bahkan banyak yang diabaikan.

Keberadaan bangunan atau apa pun yang punya nilai sejarah di Surabaya saat ini terkesan sekadar ada.

Tak ada sentuhan kreatif dan berorientasi pada pemberdayaan ekonomi warga.

"Keberadaan tempat heritage atau cagar budaya harus punya nilai tambah. Harus menjadi kegiatan ekonomi warga. Pemerintah kota (Pemkot) harus memfasilitasinya," kata Wakil Ketua DPRD Surabaya Darmawan saat mengunjungi Masjid Rahmad, Jl Kembang Kuning, Surabaya, Minggu (4/2/2018).

Politisi Partai Gerindra ini mendorong agar Pemkot mengambil peran sebagai fasilitator dalam menumbuhkan ekonomi kerakyatan.

Cak Aden, panggilan Darmawan, menyayangkan Masjid Kembang Kuning yang menjadi ikon Surabaya ini terkesan 'berjalan sendirian'.

Masjid yang sudah lama dijadikan cagar budaya ini setiap harinya banyak warga yang mengunjunginya.

Namun karena tidak ada sentuhan kreatif terutama dari Pemkot, masjid ini jadi terkesan sekadar ada.

Padahal kalau sedikit saja dikreasikan dengan berbagai sentuhan pemberdayaan ekonomi warga, maka akan memberi nilai tambah.

Halaman
1234
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help