Citizen Reporter

Coba Saja Telur Asin Buah Naga

Membuat telur asin tampaknya sepele. Jangan salah, proses pembuatannya mengharuskan siswa bereksperimen.

Coba Saja Telur Asin Buah Naga
ist

Untuk mengisi kegiatan rutin, ekstrakurikuler (ekskul) Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) MTsN 3 Pasuruan praktik pembuatan telur asin, Senin (22/1). Sepele? Mungkin tampaknya demikian, tetapi prosesnya membuat para siswa belajar tentang saintis dan entrepreneur (sainpreneur).

Meskipun kondisi hujan deras, 27 siswa peserta KIR tetap semangat bereksperimen. Proses pembuatan telur asin berlangsung hampir 2 jam. Peserta sangat antusias melaksanakan tahap demi tahap pembuatan telur asin.

Tidak ada siswa yang berkeluh kesah, sementara hari makin sore dan hujan semakin deras. Mulai dari memilih telur yang berkualitas, membersihkan, mengampelas, menakar air dan garam, hingga memberi varian rasa dan warna.

Pada kegiatan itu, siswa tidak hanya mencoba untuk membuat telur asin orisinal namun juga bereksperimen dengan bahan beragam. Jika biasanya telur asin dibuat dari telur bebek, kali ini siswa mencoba membuat telur asin dari telur ayam.

Ada juga yang mencoba memberi varian rasa bawang putih, cabai, dan jahe bahkan ada yang mencoba memberi varian rasa dan warna buah naga pada telur asin. Kegiatan ini dapat memotivasi siswa untuk terus berinovasi agar menghasilkan produk yang diminati masyarakat.

Dalam eksperimen kali ini, siswa bekerja dalam 6 kelompok. Tiap kelompok membuat variabel penelitian yang berbeda. Ada yang meneliti tentang jenis telur (telur ayam dan telur bebek), jenis garam (garam kasar dan halus), lama pemeraman, penambahan rasa dan warna, serta perbedaan teknik pembuatan telur asin.

Sebelum praktik, siswa menggali informasi tentang cara pembuatan telur asin serta hal-hal yang berkaitan dengan masalah yang mereka teliti.

Beberapa kesulitan dialami siswa ketika bereksperimen. Ada telur yang retak/pecah ketika dicuci, pembuatan ekstrak buah naga yang cukup lama, serta proses pembalutan batu bata pada telur yang cukup sulit.

Namun, dari sinilah siswa belajar untuk menerapkan sikap ilmiah, di antaranya berhati-hati, sabar, dan pantang menyerah.

Melalui kegiatan ini diharapkan akan tumbuh jiwa saintis pada siswa, sehingga mereka akan terus berkesperimen untuk menghasilkan produk yang bermanfaat dan diminati masyarakat. Selain itu, akan muncul semangat entrepreneur (wirausaha) dalam diri anak-anak. Kelak, mereka mampu menciptakan lapangan kerja sendiri.

Berdasarkan eksperimen yang dilakukan, siswa belajar membuat laporan penelitian untuk mengembangkan kemampuan dalam membuat karya tulis ilmiah.

Nanik Indahyati
Guru IPA di MTsN 3 Pasuruan

Editor: Endah Imawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help