Lapor Cak

Sering Mengejutkan Pengendara, Speed Trap Warna Hitam di SIER Dikeluhkan

Speed trap di kawasan SIER Surabaya dikeluhkan. Selain karena menyebabkan guncangan hebat, speed trap ini juga berwarna hitam

Sering Mengejutkan Pengendara, Speed Trap Warna Hitam di SIER Dikeluhkan
surabaya.tribunnews.com/ahmad zaimul haq
Pengendara melintas speed trap di kawasan Rungkut Industri, Rabu (31/1). Speed trap di kawasan itu belum dicat dan masih berwarna hitam banyak membuat kaget pengendara. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Sejumlah pengendara yang melintasi kawasan Rungkut Industri, tepatnya di perempatan pos polisi Tenggilis mengeluhkan keberadaan speed trap warna hitam yang membentang di sana. 

Dewi Maslicha (28), warga Rungkut yang biasa melintasi area Rungkut Industri salah satunya.

Menurut Dewi, pemasangan speed trap di lokasi perempatan Pos Polisi Tenggilis, arah rungkut membuat pengendara yang baru melintas kaget.

"Kalau yang baru melintas pasti tidak sempat menurunkan kecepatan, karena nggak tahu karena warnanya hitam. Dari kejauhan pun tak terlihat, karena warnanya sama seperti warna paving jalan, apalagi jika sudah malam hari," akunya, Minggu (4/2/2018).

Dewi mengaku, speed trap itu tak jarang membuat pengendara yang melintas ikut terguncang keras bersama sepeda motor dikendarai.

"Kalau hujan kan licin, kalau orang gak hati-hati pasti bisa terjatuh," tambahnya.

Hal senada juga disampaikan Begik Wahyudianto (37). Warga Kutisari yang bekerja di area Pondok Candra mengaku jika sering lupa bahwa di kawasan ini ada speed trap.

Alhasil mobil box terbuka yang dia bawa mengangkut besi sering terguncang hebat.

"Sepertinya speed trap itu memang dipasang sebelum perempatan Pos Polisi Tenggilis agar pengendara menurunkan kecepatan, mengingat di perempatan itu sering ada kecelakaan. Saya juga salah waktu itu memang berjalan agak kencang, tapi speed trapnya juga lebih baik menggunakan cat putih," saran pria berambut cepak ini.

Bukan Milik Dishub

Halaman
12
Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help