Berita Probolinggo

Bupati Tantri Ringankan Beban Korban Kebakaran, selain Bantuan RTLH, Pengurusan Dokumen Prioritas

Kusyono (35), warga Dusun Timur, Desa Krucil Kecamatan Krucil mendadak sumringah, Minggu (4/2/2018) pagi.

Bupati Tantri Ringankan Beban Korban Kebakaran, selain Bantuan RTLH, Pengurusan Dokumen Prioritas
surya/Galih Lintartika
Bupati Probolinggo P Tantriana Sari mengunjungi warga korban kebakaran di Dusun Timur, Desa Krucil Kecamatan Krucil, Minggu (4/2/2018) pagi. 

SURYA.co.id | PROBOLINGGO  - Kusyono (35), warga Dusun Timur, Desa Krucil Kecamatan Krucil mendadak sumringah, Minggu (4/2/2018) pagi.

Pasalnya Ia baru saja menerima bantuan dari Bupati Probolinggo P Tantriana Sari, paska rumahnya terbakar beberapa waktu lalu.

Akibat kebakaran itu, rumahnya tidak dapat ditempati, bahkan beberapa perabotan rumah tangganya hangus terbakar.

Dalam kunjungan tersebut, selain bantuan Stimulan berupa uang Rp 8 juta, Bupati Tantri dan tim juga menyerahkan bantuan darurat berupa seperangkat alat ibadah, alat-alat rumah tangga, dan alat sekolah, serta sembako dan ransum tambahan gizi.

"Konsep bantuan darurat ini merupakan inisiatif kami dan tentunya sesuai dengan kewenangan masing-masing, dan aturan perundang-undangan yang berlaku. Kami harus hadir di tengah kesulitan masyarakat dan memberikan solusinya," ungkap Bupati Tantri.

Bupati Tantri menjelaskan, dana bantuan yang diberikan itu nantinya akan ditunjang dana Pemerintah Desa melalui Dana Desa (DD) tahun 2018. Ada program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

"Alhamdulillah Pemerintah Desa akan segera menindaklanjuti hal ini secepatnya, tentunya sesuai dengan kapasitas anggaran dan aturan terkait dalam hal ini. Kalau diperkirakaan korban bantuan kni akan mendapatkan bantuan sekitar Rp 15 juta lagi," paparnya.

Bupati Tantri juga mengimbau kepada keluarga, kepala desa dan Pemerintah Kecamatan untuk membantu memfasilitasi keluarga korban dalam hal kebutuhan urgent terkait dokumen pribadi dan surat-surat berharga seperti sertifikat, e-KTP, KK dan lainnya yang semuanya telah hangus.

"Dokumen pribadi tersebut sangat penting. Kamk akan prioritasnya," jelasnya.

Kepala Desa Krucil, Hasan Sukarwi menyanggupi untuk memfasilitasi pembangunan RTLH melalui DD pada periode pertama tahun ini.

"Maksimal hanya 15 juta rupiah alokasi dana untuk RTLH, sedangkan untuk kekurangannya insya Allah kami akan bersinergi bersama Perhutani, Dinas dan warga masyarakat untuk memaksimalkan swadaya," pungkasnya. 

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help