Berita Sampang Madura

Pertama di Indonesia, Siswa Aniaya Guru hingga Tewas. Ribuan Orang pun Iringi Jenazah Budi

Tragedi siswa aniaya guru hingga tewas tidak boleh lagi terjadi. Demikian ucapan setengah 'sumpah' Kadis Pendidikan Provinsi Jatim.

Pertama di Indonesia, Siswa Aniaya Guru hingga Tewas. Ribuan Orang pun Iringi Jenazah Budi
KOMPAS.com/Taufiqurrahman
Jenazah Ahmad Budi Cahyono saat diantarkan menuju lokasi pemakaman. 

SURYA.CO.ID, SAMPANG —Tragedi ini tidak boleh lagi terjadi.

Demikian ucapan setengah 'sumpah' yang dilontarkan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Syaiful Rahman.

Peristiwa siswa aniaya gurunya sendiri hingga tewas mengusik nurani para pendidik.

Karena itu ribuan orang mengantar jenazah guru Ahmad Budi Cahyono, dengan iringan doa agar almarhum khusnul khotimah dan arwahnya diterima Allah SWT.

Jenazah Ahmad Budi Cahyono, guru honorer SMAN 1 Torjun Sampang, yang meninggal karena dianiaya siswanya berinisial HI, diantar ribuan warga ke tempat pemakaman umum di Jalan Raya Piliang, Desa Tanggumung, Kecamatan Kota Pamekasan, Kabupaten Sampang, Provinsi Jawa Timur, Jumat (2/2/2018).

Baca: Guru yang Tewas Dianiaya Murid Akan Punya Anak. Ini Nama Anaknya Kelak

Baca: Siswa Aniaya Guru, Pelaku Dikenal Ahli Pencak Silat dan Pendekar. Sekali Pukul Orang Bisa Tewas

Baca: Sebelum Pingsan, Guru yang Tewas Dianiaya Murid Sempat Yakinkan Sang Istri Bahwa dia Baik-baik Saja

Guru SMAN 1 Torjun, Sampang, Ahmad Budi Cahyono yang tewas di tangan muridnya.
Guru SMAN 1 Torjun, Sampang, Ahmad Budi Cahyono yang tewas di tangan muridnya. (surya/istimewa)

Secara bergantian, warga dan guru mengusung keranda jenazah Ahmad Budi Cahyono.

Orang yang mengantar ke lokasi pemakaman di antaranya Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Syaiful Rahman dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang Moh Jupri Riyadi.

Halaman
1234
Editor: Tri Mulyono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved