Berita Surabaya

Warga Dinoyo Magersari Keluhkan Pembongkaran Paksa, Ini Penjelasan Satpol PP Kota Surabaya

Sosialisasi pembongkaran sudah dilakukan sejak 2015 untuk 'mensterilkan' pinggiran Sungai Kalimas.

Warga Dinoyo Magersari Keluhkan Pembongkaran Paksa, Ini Penjelasan Satpol PP Kota Surabaya
surya/pipit maulidiya
Petugas Satpol PP membongkar bangunan liar di Dinoyo Magersari, Surabaya, Kamis (1/2/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kepala Satpol PP Kota Surabaya Irvan Widyanto menjelaskan, pembongkaran ratusan rumah tak berizin di stren kali Dinoyo Magersari hingga Keputran Selatan sudah sesuai aturan.

Menurut dia, sosialisasi pembongkaran sudah dilakukan sejak 2015 untuk 'mensterilkan' pinggiran Sungai Kalimas.

"Kami sudah melakukan sosialisasi. Lurah dan camat juga sudah sosialisasi mereka harus memindahkan barang-barang dan membongkar bangunan mereka sendiri dari pemukiman liar tersebut," ujarnya saat ditemui di lokasi pembongkaran, Kamis (1/2/2018).

Namun ternyata himbauan ini tidak ditanggapi warga.

Hingga saat pembongkaran dilakukan, mereka masih bertahan di rumah yang mayoritas berukuran 2x3 meter itu.

"Total ada 176 sampai 180 rumah liar dari wilayah Keputran Selatan hingga Dinoyo Magersari. Karena kami sudah sosialisasi sejak lama, bahkan ada warga yang sudah dapat rusun, tapi tidak dihuni malah kembali ke sini," jelasnya.

Mayoritas warga yang bermukim di lokasi penggusuran lanjut Irvan adalah warga dari luar Surabaya.

Dia juga menyayangkan warga yang tidak memiliki kesadaran untuk pindah dan mencari kontrakan sebagai ganti tempat tinggal.

Padahal dari segi ekonomi mereka mampu mempunyai kulkas, sepeda motor, bahkan sepeda motor angkut roda tiga.

Rencananya setelah penertiban lokasi pemukiman liar itu diperlukan untuk hasil pengerukan sungai Kalimas.

"Setelah ini kami kembalikan kepada Badan Pengawasan Wilayah Surabaya dan Madura (BPWS) dan Jasa Tirta untuk normalisasi sungai. Hasil pengerukan akan diletakkan di sini," tutupnya.

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved