Berita Jawa Timur

Sidak Bongkar Muat Garam di Pelabuhan Tanjung Perak, DPRD Jatim Dapat Temuan Mengejutkan

Komisi B DPRD Jatim melakukan sidak ke pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Rabu (31/1). Di sana mereka mendapat temuan mengejutkan...

Sidak Bongkar Muat Garam di Pelabuhan Tanjung Perak, DPRD Jatim Dapat Temuan Mengejutkan
surabaya.tribunnews.com/bobby constantine koloway
Komisi B DPRD Jatim bersama puluhan petani garam melakukan sidak terhadap di Pelabuhan Tanjung perak Surabaya untuk meninjau kegiatan bongkar muat garam impor, Rabu (30/1/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jatim melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Rabu (31/1/2018).

Sidak yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi B, Achmad Firdaus Febrianto ini dilakukan atas laporan petani garam di Jatim yang menyebut telah terjadi bongkar muat garam impor di pelabuhan peti kemas tersebut.

Masuknya garam impor itu disebut telah mengakibatkan penurunan harga garam lokal mencapai 35 persen.

Tak hanya dilakukan komisi B, sidak yang dilakukan siang hari ini juga menyertakan puluhan petani garam se-Jatim.

Hasilnya, di lokasi anggota dewan menemukan aktivitas bongkar muat garam yang dilakukan dari kapal 'Nord Tokyo' yang merupakan garam dari Australia.

Jumlah muatan garam Industri yang dibawa atas nama PT Mitra Tungal Swakarsa mencapai 26,8 ribu ton.

"Jadi memang garam impor telah turun di Surabaya, pelabuhan Tanjung Perak. Kami juga sudah melihat fisik garamnya dan itu memang garam impor," ujar Firdaus di lokasi sidak tersebut.

Pada dasarnya, pihaknya tak mempermasalahkan adanya impor garam.

Namun, pihaknya tetap meminta bahwa kebijakan impor tersebut sesuai dengan kebutuhan konsumsi maupun industri di Jatim.

Sehingga, kebijakan impor ini tak memengaruhi produksi maupun harga garam rakyat (lokal).

Halaman
123
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help