Properti

Pasar Rumah Second Tumbuh, Tapi Harga Stagnan

Penjualan rumah bekas atau rumah second di Jatim sepanjang tahun 2017 mengalami pertumbuhan dibanding penjualan rumah baru.

Pasar Rumah Second Tumbuh, Tapi Harga Stagnan
surabaya.tribunnews.com/sri handi lestari
Rudi Sutanto Ketua AREBI DPD Jatim 

SURYA.co.id | SURABAYA -  Penjualan rumah bekas atau rumah second di Jatim sepanjang tahun 2017 mengalami pertumbuhan dibanding penjualan rumah baru. Bahkan pertumbuhannya bisa menyentuh 10 persen. 

"Kondisi itu kami prediksi akan berlangsung hingga tahun ini. Permintaan dan produk masih akan tumbuh. Tapi harga masih stagnan, bahkan sama dua tahun yang lalu, bisa jadi sama," jelas Rudi Sutanto, Ketua Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) DPD Jawa Timur, sesaat setelah terpilih dalam Musyawarah Daerah (Musda) DPD AREBI Jatim, Selasa (30/1/2018) di Surabaya.

Rudi mencotohkan, rumah di kawasan Surabaya Barat, yang tahun 2016 dijual dan laku dengan harga Rp 2 miliar hingga Rp 3 miliar, di tahun ini diprediksi sama.

Hal itu sudah tampak sejak di triwulan IV tahun 2017 lalu, yang menunjukkan bila penjualan rumah second mampu menopang industri penjualan properti dalam jumlah besar, tapi harga tetap.

Kondisi itu, menurut Rudi karena kebutuhan dari pemilik untuk menjual rumahnya secara cepat, dan kebutuhan dari konsumen atau pembeli untuk dapat rumah secara cepat.

"Jadi harga rumah second secara umum, tidak meningkat karena kebutuhan. Kalau jual lebih tinggi, juga tidak segera laku, karena konsumen juga pilihan yang harga tetap," ungkap Rudi.

Namun bagi agen properti atau broker, tahun 2018 adalah tantangan tersendiri dalam menjual produk properti. Komunikasi yang lebih kuat dan kerjasama yang lebih erat diperlukan bagi agen dan developer atau pengembang.

Hartono Sarwono, Ketua DPP AREBI, menambahkan, saat ini agen properti juga harus ikut dalam mengedukasi pasar dalam memilih produk.

"Produk baru juga banyak. Kebutuhan properti hunian terus meningkat. Di tengah kondisi ekonomi saat ini, memang pasar rumah second peminatnya meningkat," ungkap Hartono, yang hadir dalam Musda tersebut.

Secara nasional, AREBI memperkirakan pertumbuhan penjualan properti secara umum tahun ini bisa tumbuh hingga 10 persen.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved