Surya/

Liputan Khusus

Ketua INSA Surabaya : Ada Tol Laut, Penurunan Harga Belum Signifikan

Semua itu sudah berpuluh tahun menjadi tujuan operasional kapal-kapal dari berbagai perusahaan pelayaran swasta

Ketua INSA Surabaya : Ada Tol Laut, Penurunan Harga Belum Signifikan
surya/sugiharto
Ilustrasi bongkar muat barang di pelabuhan 

SURYA.co.id | SURABAYA - Program tol laut secara konsep memang positif agar suplai barang ke daerah-daerah terpencil terjamin kontinuitasnya, serta untuk mengatasi disparitas harga di Indonesia Timur. Tapi benarkah tujuan itu sudah tercapai?

“Benarkah dua persoalan itu sudah teratasi? Saya rasa kok belum signifikan. Saya rasa kok malah tidak fair kalau dalam persoalan itu perusahaan transportasi laut yang disalahkan,” tegas Stenven Henry Lasawengen, Ketua DPC Indonesian National Shipowner’s Association (INSA) Surabaya, pekan lalu.

Dipaparkannya, dalam program tol laut pemerintahan Jokowi- Jusuf Kalla (JK), ada enam tujuan utama yang berkaitan dengan Tanjung Perak atau pelabuhan di Surabaya.

Semua tujuan itu sudah berpuluh tahun disinggahi atau menjadi tujuan operasional kapal-kapal dari berbagai perusahaan pelayaran swasta, yang tergabung di INSA Surabaya.

Artinya, menurut Stenven, kontinuitas itu sudah terjaga sejak lama. Bahkan sejak zaman paskakemerdekaan.

“Tapi ketika ada program (tol laut) ini, malah perusahaan-perusahaan itu yang menjadi korban,” sambung dia.

Seiring program tol laut, PT Pelni menyewa sejumlah kapal untuk melayani rute-rute itu.

Kemudian kapal-kapal tersebut mendapat subsidi dari pemerintah, sehingga bisa lebih murah tarifnya.

Hal inilah yang menjadi penyebab utama kapal-kapal swasta kalah bersaing.

Sejak lama INSA menyuarakan hal itu, sampai akhirnya pada tahun kedua program tol laut ada evaluasi.

Halaman
123
Editor: Titis Jati Permata
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help