Politik

PKB dan Gerindra Siapkan Orang Untuk Gantikan Basuki dan Ka'bil yang Tersandung Kasus Korupsi

PKB dan Gerindra sudah menyiapkan orang untuk menggantikan posisi kader mereka yang divonis bersalah oleh Pengadilan Tipikor di DPRD Jatim

PKB dan Gerindra Siapkan Orang Untuk Gantikan Basuki dan Ka'bil yang Tersandung Kasus Korupsi
surabaya.tribunnews.com/anas miftakhudin
Kabil Mubarok (berbaju putih) saat mengikuti sidang pembacaan vonis di pengadilan Tipikor, Senin (29/1/2018). Mantan anggota Komisi B DPRD Jatim itu divonis 6,5 tahun penjara oleh majelis hakim karena terbukti menerima suap Rp 225 juta 

SURYA.co.id | SURABAYA - Proses Pergantian Antar Waktu (PAW) M Basuki dan Kabil Mubarok yang kini tersandung kasus Penyalahgunaan fungsi pengawasan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah diproses.

Untuk M Basuki yang merupakan kader Gerindra, akan digantikan oleh Yayuk Puji Rahayu.

"Kami telah mengusulkan nama Ibu Yayuk kepada KPU Jatim dan juga DPRD Jatim sebagai pengganti Bapak Basuki. Kini tengah diproses," ujar Sekretariat DPD Gerindra Jatim, Anwar Sadad ketika dikonfirmasi, Senin (29/1/2018).

Yayuk merupakan calon legislatif dari Dapil 1, meliputi wilayah Surabaya-Sidoarjo, sama seperti Basuki.

Selain itu, jabatan Ketua Komisi B yang sebelumnya dijabat oleh M Basuki, kini telah diisi oleh Achmad Firdaus Fibrianto.

Sama halnya dengan Basuki, Firdaus juga merupakan politisi Gerindra.

Sedangkan untuk Kabil yang merupakan kader PKB, rencananya akan digantikan Sholeh Hayat.

"Pak Kabil terpaksa kami PAW karena sedang menghadapi kasusnya di KPK. Kami telah menyiapkan penggantinya, yakni Pak Sholeh," ujar Ketua Fraksi PKB di DPRD Jatim, Anisa Syakur ketika dikonfirmasi di Surabaya.

Terlibat Suap Rp 225 Juta, Mantan Anggota DPRD Jatim Divonis 6,5 Tahun Penjara

M Basuki Eks Ketua Komisi B DPRD Jatim Divonis 7 Tahun Penjara, Denda Rp 225 Juta, begini Kasusnya

Kemungkinan besar, proses PAW kedua nama tersebut akan dilakukan bersamaan dengan lima anggota lain yang mengundurkan diri untuk mengikuti pilkada tahun ini.

Untuk diketahui, Ka'bil dan M Basuki merupakan mantan anggota dan Ketua Komisi B DPRD Jatim.

Keduanya ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena menerima uang dari beberapa Dinas di lingkungan Pemprov Jatim.

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help