Berita Surabaya

Dianggap Jadi Penyebab Kemacetan, Pedagang Dadakan Jl Banyu Urip Dihalau Satpol PP

Satpol PP Kota Surabaya menghalau para pedagang dadakan diu Jl Banyu Urip yang kerap menyebabkan kemacetan parah.

Dianggap Jadi Penyebab Kemacetan, Pedagang Dadakan Jl Banyu Urip Dihalau Satpol PP
surabaya.tribunnews.com/pipit maulidiyah
Personil Satpol PP Kota Surabaya saat hendak menghalau para pedagang dadakan yang berjualan di kawasan Jl Banyu Urip, Surabaya, Jumat (26/1/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Dua truk milik pemerintah kota Surabaya terlihat menurunkan sejumlah petugas Satpol PP di Jalan Banyu Urip, Jumat (26/1/2018).

Mereka dengan cepat menghalau sejumlah pedagang yang berjualan di trotoar dan para pengendara yang parkir liar di sepanjang pasar dadakan itu.

Merasa ketakutan, para pedagang yang melihat kehadiran Satpol PP langsung berhamburan, membereskan barang dagangannya.

"Sik.. Sik.. Sik, tak ringkesane sik (sebentar, sebentar, sebentar, ku bereskan dulu)," kata salah seorang perempuan paro baya, yang menjual sayuran.

Pasar dadakan di Jalan Banyu Urip ini agaknya membuat ruas jalan ini semakin sempit. Sehingga terjadi macet.

Karena sebagian besar berjualan di atas pedestrian, para pembeli pun memarkir motornya di bahu jalan.

"Sini memang selalu macet kalau sore hari, atau jam pulang kerja. Sebagian jalan dipakai orang parkir karena mau belanja. Kalau memang ini pasar, kan harusnya ada tempat parkir biar tidak mengganggu," kata Taufiqurrahman, pengguna jalan yang mengalami kemacetan

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help