Pilgub Jatim 2018

Gus Ipul dan Emil ternyata Belum Serahkan SK Cuti dari Kemendagri, Mereka Terancam Sanksi begini

Hingga Kamis (25/1/2018), dua kandiat Pemilihan Gubernur Jatim ternyata belum menyerahkan Surat Keputusan (SK) cuti dari Kemendagri.

Gus Ipul dan Emil ternyata Belum Serahkan SK Cuti dari Kemendagri, Mereka Terancam Sanksi begini
surya/bobby constantine koloway
Komisioner KPU Jatim, Muhammad Arbayanto. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Hingga Kamis (25/1/2018), dua kandiat di Pemilihan Gubernur mendatang ternyata belum menyerahkan Surat Keputusan (SK) cuti dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Dua kandidat tersebut adalah Bakal Calon Gubernur Jatim, Saifullah Yusuf, yang kini masih menjabat Wakil Gubernur Jatim.

Gus Ipul pada pilkada mendatang akan berpasangan dengan Puti Guntur Soekarno.

Kedua, adalah Bakal Calon Wakil Gubernur, Emil Elestianto Dardak, pasangan dari bakal calon Gubernur, Khofifah Indar Parawansa.

Emil kini juga adalah Bupati Trenggalek.

Padahal, sesuai Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) cuti untuk Wakil Gubernur dan Bupati menjadi salah satu syarat calon maju di pilkada.

"Hal itu diatur dalam PKPU 3 soal pencalonan dan PKPU 4 tentang aturan kampanye," ujar Komisioner KPU Jatim, M Arba ketika dikonfirmasi di Surabaya, Kamis (25/1/2018) .

Berdasar PKPU 3, hal ini tertuang di Pasal 4 Ayat 1 huruf r yang tertulis 'Menyatakan secara tertulis bersedia cuti di luar tanggungan negara selama masa kampanye bagi Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati, Wakil Bupati, Walikota, atau Wakil Walikota yang mencalonkan diri di daerah yang sama'.

Dari peraturan tersebut, kemudian diperjelas pada PKPU 4 Pasal 63 yang tersebar di Ayat 1, 2, dan 4, yang dilanjutkan di Pasal 64 Ayat 1, 2, dan 4.

Pada Pasal 64 Ayat 4 tertulis bahwa izin cuti diberikan oleh Menteri yang menyelenggarakan urusan dalam negeri atas nama presiden bagi Gubernur atau Wakil Gubernur.

Halaman
123
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help