Politik

Baru 2 Tahun Pimpin Trenggalek, Emil Dardak Dapat Penghargaan Dari Karang Taruna Nasional

Bupati Trenggalek yang baru menjabat 2 tahun, Emil Dardak, dapat penghargaan Satya Lencana dari Pengurus Nasional Karang Taruna.

Baru 2 Tahun Pimpin Trenggalek, Emil Dardak Dapat Penghargaan Dari Karang Taruna Nasional
surya/bobby constantine koloway
Emil Dardak 

SURYA.co.id | SURABAYA - Bupati Trenggalek, Emil Elestianto Dardak mendapat penghargaan Satya Lencana dari Pengurus Nasional Karang Taruna, Kamis (25/1/2018).

Satya Lencana Aditya Karya Mahatva Yoda tersebut diberikan kepada Emil karena kiprahnya dalam menjaga eksistensi Karang Taruna di Trenggalek.

"Hal ini sebagai bukti eksistensi dan kiprah Mas Emil terhadap kemajuan Karang Taruna, terutama di tingkat kabupaten," ujar Wakil Ketua Karang Taruna Jatim, Renville Antonio, ketika ditemui di Surabaya, Kamis (25/1/2018).

Ada beberapa penilaian khusus yang dilakukan oleh pengurus pusat Karang Taruna dalam memberikan penghargaan tertinggi organisasi kepemudaan tersebut.

"Otomatis, karena beliau mendapat penghargaan tersebut berarti kontribusinya terhadap karang taruna pun telah terbukti,"kata Renville.

Penilaian ini dilakukan oleh pengurus pusat dan menggunakan kriteria nasional. "Tentu pengurus nasional telah meneliti, mengaji, dan menilai secara sistematis dan detail. (Penghargaan) Ini tidak diobral kepada sembarang orang," jelasnya.

Diharapkan, dengan adanya penghargaan tersebut pemberdayaan terhadap anak muda, khususnya yang tergabung dalam organisasi Karang Taruna, dapat lebih dimaksimalkan.

Utamanya, dalam mengembangkan kualitas pemuda melalui ekonomi kreatif, yang juga menjadi visi Karang Taruna Jatim selama ini.

Renville menambahkan, penghargaan tersebut sama sekali tak besifat politis. Sekalipun, Emil merupakan Bakal Calon Wakil Gubernur Jatim.

Asumsi politis tersebut muncul, selain sebagai figur calon pemimmpin, mengingat Emil pada pilkada mendatang juga akan berpasangan dengan Khofifah Indar Parawansa, Menteri Sosial RI.

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help