Pilgub Jatim 2018

Ini Strategi Khusus Partai Demokrat guna Menangkan Pasangan Khofifah-Emil di Wilayah Madura 

Partai Demokrat, sebagai salah satu partai pengusung Khofifah Indar Parawansa - Emil Elestianto Dardak, menyiapkan strategi khusus.

Ini Strategi Khusus Partai Demokrat guna Menangkan Pasangan Khofifah-Emil di Wilayah Madura 
surya/istimewa
Khofifah Indar Parawansa meresmikan posko pemenangan di Surabaya, Minggu (21/1/2018) malam. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Partai Demokrat, sebagai salah satu partai pengusung Khofifah Indar Parawansa - Emil Elestianto Dardak, menyiapkan strategi khusus untuk memaksimalkan pemilih di Madura.

Partai berlambang mercy ini akan mengerahkan ribuan kiai kampung di seluruh Madura untuk memenangkan pasangan berakronim 'Kerja' ini.

Koordinator Partai Demokrat untuk wilayah Madura, Ahmad Iskandar, menjelaskan patron kiai di sana terbagi menjadi dua.

Pertama, ada kiai yang menjabat struktural di tataran elite organisasi masyarakat Islam, di antaranya Nahdlatul Ulama.

Kedua, ada kiai non-struktural yang berada di kampung-kampung, sering disebut kiai kampung.

“Kalau di tataran elite ulama ada potensi akan mendukung pasangan 'sebelah'," ujar Iskandar ketika ditemui di Surabaya, Selasa (23/1/2018).

Asumsi ini didasarkan pada latar belakang Saifullah Yusuf, Bakal Calon Gubernur Jatim yang nantinya menjadi rival Khofifah, merupakan salah satu ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

"Oleh karenanya, untuk di tataran masyarakat ke bawah peran kiai kampung akan kami maksimalkan,” lanjut Iskandar.

Bukan hanya jelang kampanye, sosialisasi pasangan Khofifah-Emil sudah mulai dilaksanakan sejak jauh hari.

Terutama, pasca-adanya perintah resmi dari DPP Demokrat.

“Sudah beberapa waktu lalu kami maksimalkan kyai kampung untuk terus menyosialisasikan Khofifah-Emil yang diusung Partai Demokrat bersama partai koalisi lainnya," kata Iskandar.

"Di antaranya, kami maksimalkan kyai kampung karena mereka langsung bersentuhan dengan masyarakat bawah,” imbuh pria yang juga wakil ketua DPRD Jatim ini.

Iskandar bahkan berujar target meraup suara maksimal di Pulau Garam itu tak sekadar wacana.

"Mesin partai kami hidup di Madura. Jadi, kalau ada pihak-pihak yang ragu akan potensi suara Khofifah-Emil di Madura, maka kami akan berikan bukti kemenangan di sana," tandas Mantan kepala biro Administrasi Pembangunan (AP) Pemprov Jatim ini optimistis. 

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help