Berita Magetan

Waspadai Musim Hujan Angin Kencang di Kawasan Wisata Sarangan

Kawasan wisata Sarangan saat ini dilanda musim hujan disertai angin kencang. Sehingga, selain suhu udara bertambah dingin juga rawan pohon tumbang

Waspadai Musim Hujan Angin Kencang di Kawasan Wisata Sarangan
SURYA Online/Doni Prasetyo
Musim hujan disertai angin kencang di kawasan wisata Sarangan, Kecamatan Plaosan, Magetan membuat regu pemadam kebakaran (damkar) kewalahan memadamkan api. Akibatnya, tujuh kios semi permanen milik pedagang pakaian dan makanan setempat ludes jadi abu. 

SURYA.co.id | MAGETAN - Kawasan wisata Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan saat ini dilanda musim hujan disertai angin kencang. Sehingga, selain suhu udara bertambah dingin, juga rawan pohon tumbang.

"Ini sudah menjadi tradisi, setiap tahun di Sarangan terjadi musim hujan dan angin kencang," kata Sutrisno, mantan Ketua PHRI Kabupaten Magetan kepada Surya, Sabtu (20/1/2018).

Dituturkan Sutrisno, karena musim hujan disertai angin kencang itu, tujuh kios semi permanen habis dilalap si jago merah, karena pasukan damkar kesulitan memadamkan api, sehingga api merembet membakar tujuh kios itu.

"Hujan dan angin kencang yang melanda Sarangan, Jumat (19/1/2018) malam, membuat anggota damkar Kabupaten Magetan sulit memadamkan api yang melalap tujuh kios ditepi telaga Sarangan itu,'kata pemilik hotel "Nusa Indah", Sarangan, Magetan.

Selain hujan dan angin, lanjut Sutrisno, Sarangan berada di kawasan hutan pinus yang lebat, sehingga rawan tumbang. Karenanya, dihimbau wisatawan tidak berada dekat hutan pinus atau saat hujan angin tetap berada di hotel.

"Mudah mudahan tidak sampai terjadi. Dari kecil saya tinggal di Sarangan, belum pernah dengar ada pohon tumbang. Kecuali di puncak Gunung Lawu. Tapi waspada kan tetap harus dijalankan," kata Sutrisno.

Ditambahkan Sutrisno, musim hujan dan badai ini sudah berlangsung sejak sepekan lalu. Meski begitu, wisatawan yang datang ke Sarangan tidak berkurang, apalagi menjelang akhir pekan ini.

"Walau musim hujan angin, wisatawan yang berkunjung ke Sarangan terus bertambah. Tapi teman teman pemilik hotel, home stay selalu mengingatkan tamunya, agar tetap berada di hotel bila hujan turun,"ujar pria dengan brewok lebat ini.

Seperti diketahui, Jumat (19/1/2018) malam, tujuh kios semi permanen yang letaknya tepat di pertigaan pintu masuk kawasan telaga Pasir Sarangan, terbakar. Segala upaya dilakukan warga Sarangan, dibantu dari BPBD dan damkar Kabupaten Magetan.

Namun, hingga empat jam perjuangan warga dan personil damkar dibantu sukarelawan BPBD Magetan tidak berhasil memadamkan api yang terus membesar karena tiupan angin kencang, dan baru padam setelah ketujuh kios itu rata dengan tanah.

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help