Surya/

Berita Surabaya

Lurah di Surabaya Kena OTT, Risma Akan Lakukan Mutasi Besar-besaran

OTT terhadap seorang lurah di Surabaya membuat Wali Kota Tri Rismaharini berencana melakukan mutasi besar-besaran. Siapa yang akan diganti?

Lurah di Surabaya Kena OTT, Risma Akan Lakukan Mutasi Besar-besaran
surya/fatimatuz zahroh
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat melantik 50 pejabat Pemkot di Balai Kota Surabaya, Jumat (19/1/2018) 

SURYA.co.id | SURABAYA - Wali kota Surabaya, Tri Rismaharini berjanji akan melakukan mutasi besar-besaran terhadap para pejabat dan pegawai di lingkungan Pemkot Surabaya, awal tahun ini. 

Usai melantik 50 pejabat baru hasil mutasi, Jumat (19/1/2018), Risma menyatakan telah menyiapkan mutasi lanjutan. 

"Insyaallah masih akan ada lagi, ini sedang saya siapkan," kata Risma.

Menurutnya, ia tidak asal dalam melakukan mutasi pegawai. Ia membutuhkan persiapan yang matang.

Terutama untuk melakukan pemetaan masing-masing pegawai yang akan dipindah ke masing-masing posisi yang baru.

Bahkan yang perlu diperhatikan juga meliputi track record pegawai dan tes kemampuan yang dimiliki.

Namun untuk eselon berapa yang nantinya akan dimutasi lagi, menurut Risma, ia masih akan melakukan pertimbangan.

"Ya nanti kita lihat. Ini penataannya belum selesai. Mutasi sekarang itu susah, mapping nya harus jelas," katanya.

Sempat santer berhembus bahwa mutasi berikutnya Risma akan melakukan mutasi untuk jajaran kepala OPD setingkat eselon dua.

Akan tetapi Risma masih belum bisa mau membenarkan kepala OPD mana yang akan diganti.

"Ini kan masa jabatan saya periode terakhir. Saya ingin meninggalkan yang baik-baik untuk Kota Surabaya," kata Risma.

Sebelumnya, dikatakan Risma, bahwa mutasi yang dilakukan hari ini adalah dampak dari adanya pejabat Pemkot yang terkena OTT. Tepatnya yang dilakukan oleh oknum lurah Jepara, Kecamatan Bubutan.

Ada Lurah Surabaya Kena OTT, Risma : Peristiwa Itu Sangat Memukul Saya

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help