Properti

Properti di Sydney Australia Laris Dibeli Konsumen Indonesia

Investasi properti di Australia masih menarik orang kaya Indonesia. Bahkan konsumen Indonesia tercatat berkontribusi yang cukup signifikan.

Properti di Sydney Australia Laris Dibeli Konsumen Indonesia
surabaya.tribunnews.com/sri handi lestari
Bagus Sukmana, GM Strategic & Corporate Communications Crown Group Indonesia, saat memaparkan proyek baru yang akan agresif di pasarkan di tahun 2018, Rabu (17/1/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Investasi properti di Australia masih menarik bagi orang kaya Indonesia. Bahkan konsumen Indonesia tercatat memiliki kontribusi yang cukup signifikan. 

Bagus Sukmana, GM Strategic & Corporate Communications Crown Group Indonesia, menyampaikan bahwa dari produk properti yang mereka jual di Sydney, Australia, secara umum angka penjualannya sudah mencapai 90 persen.

"Nilai proyek mencapai Rp 1,2 triliun. Dari nilai itu, penjualan dari konsumen di wilayah Asia mencapai Rp 600 miliar dan dari Indonesia kontribusinya mencapai Rp 300 miliar," jelas Bagus saat media gathering di Surabaya, Selasa (17/1/2018).

Proyek yang cukup menarik konsumen Indonesia itu adalah apartemen Waterfall by Crown Group yang memiliki pangsa pasar para orangtua dengan anak yang disiapkan untuk meneruskan pendidikan di Sydney.

"Konsumen kami lebih banyak melakukan investasi properti di Sidney untuk jangka panjang pendidikan anak-anaknya. Mayoritas untuk itu," lanjut Bagus.

Bagus menambahkan, selain Water Fall proyek-proyek lain Crown Group juga mendulang sukses yang tak hanya dari sisi transaksi saja. Bahkan, menyabet beberapa penghargaan bergengsi dari komunitas designer dunia.

“Skye Crown Grouwn Group telah menyabet penghargaan Gold Winner dari Driven x Design, sebuah komunitas desainer kelas dunia. Selain itu, juga memperoleh penghargaan dari MBA yang kesemuanya dicapai di tahun 2017 lalu,” ungkap Bagus.

Saat ditanya terkait proyek terkait proyek baru, Bagus membeberkan sedikita bahwa rencananya Crown Group akan membangun properti vertikal bertitel East Lakes yang nilai proyeknya mencapai sekitar Rp 3 triliun.

“East Lakes berada di kawasan shopping mall tertua di Sydney, dan diharapkan dibangunnya properti Crown Group di sana akan makin meningkat responnya setidaknya sepreti Water Fall,” ungkap Bagus.

Crown Group cukup meyakini proyek ini sukses lantaran harga properti di Australia di setiap tahun melonjak dari 8 hingga 10 persen. Namun, pihak Crown Group tetap mematuhi aturan yang sudah ditentukan oleh pemerintah di sana.

“Di Australia, aturannya adalah para pembeli properti di sana harus 45 persen dimiliki oleh orang manca sedangkan 55 persen kuota untuk warga lokal. Apalagi DP (Down Payment) di sini hanya 10 persen saja, otomatis jika banderol yang ditawarkan menarik, maka peminat selalu banjir,” ucapnya.

Saat ditanya apakah Crown Group berencana membangun properti di Indonesia, Bagus menjawab itu akan dilakukan terutama di Jakarta terlebih dahulu kemudian di Surabaya.

“Yah kalau Indonesia sih jika positif di tahun 2019 an lah, sebab saat ini masih dalam proses perijinan. Yang pasti yang pertama di Jakarta kemudian Surabaya," tandasnya.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved