Berita Tulungagung

Motor Satpam Korban Sirep di Tulungagung Ditemukan di Bawah Tumpukan Sampah

Setelah sempat dibawa kabur pencuri yang diduga memakai ilmu sirep, motor milik satpam di Tulungagung ditemukan di tumpukan sampah. Kok bisa?

Motor Satpam Korban Sirep di Tulungagung Ditemukan di Bawah Tumpukan Sampah
surabaya.tribunnews.com/david yohanes
Motor milik satpam PN Tulungagung yang sebelumnya dicuri, saat ditemukan di tumpukan sampah daun kering. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Polisi menemukan sebuah sepeda motor Honda Beat AG 4444 SV di dekat rel kereta api, di wilayah Desa Ngujang, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Rabu (17/1/2017).

Motor berwarna hitam itu ternyata milik Satpam Pengadilan Negeri (PN) Tulungagung yang sebelumnya dicuri saat berjaga malam.

Kapolsek Kedungwaru, AKP Purwanto mengatakan, sepeda motor itu ditemukan oleh seorang pencari rumput bernama Sakrianto (54), warga setempat.

Sakrianto curiga dengan tumpukan daun kering yang ada di sisi rel kereta. Apalagi tumpukan daun kering itu berada di tengah-tengah semak belukar yang hijau.

“Saksi ini berjarak sekitar 30 meter, dia sudah merasa curiga karena terlihat janggal. Dia kemudian memeriksa tumpukan daun kering itu,” terang Purwanto.

Diduga Pakai Ilmu Sirep, Pencuri Nekat Beraksi di Pengadilan Negeri Tulungagung

Pelan-pelan Sakrianto menyingkirkan daun-daun kering itu. Dan ternyata di bawahnya ada sepeda motor dalam posisi rebah. Temuan itu kemudian dilaporkan ke Polsek Kedungwaru.

Purwanto dan jajarannya kemudian mendatangi lokasi penemuan motor itu. Dari pemeriksaan fisik, motor buatan tahun 2013 dan mempunyai nomor rangka MH1JFD224DK597702 serta nomor mesin JFD2E2591336.

Polisi memastikan sepeda motor itu milik Didik Yuli Santoso (37), petugas keamanan PN Tulungagung. Sebab sebelumnya Didi sudah melaporkan perihal pencurian motor yang biasa dipakainya bekerja.

“Motor itu milik Didik Yuli Santoso, yang hilang saat Minggu (14/1) menjelang subuh. Saat itu motor diparkir di PN Tulungagung,” terang Purwanto.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved