Liputan Khusus

Ada Rambu Dilarang Lewat, Warga 'Ngeyel' Melintas di Proyek Tol Madiun

Warga sekitar menggunakan jalan tol untuk menuju ke arah barat hingga belasan kilometer.

Ada Rambu Dilarang Lewat, Warga 'Ngeyel' Melintas di Proyek Tol Madiun
surya/aflahul abidin
Warga terabas proyek gerbang tol Madiun di kawasan Nglames meski ada tanda dilarang lewat 

SURYA.co.id | MADIUN - Puluhan motor dan mobil warga masih bebas keluar-masuk di lokasi proyek gerbang tol Madiun di kawasan Nglames.

Mereka terlihat mondar-mandir di antara para pekerja yang diburu target penyelesaian pembangunan tol tersebut, pekan lalu.

Doni, seorang pekerja di tol menjelaskan, warga sekitar banyak yang memanfaatkan jalan tol untuk menuju kampung masing-masing.

Awalnya pihak pekerja sempat melarang para kendaraan melintas di area proyek, karena pertimbangan keselamatan.

Namun, larangan itu tak diindahkan. “Akhirnya dipasang rambu, tapi warga tetap lewat,” kata Doni.

Pantauan Tim Harian Surya, warga sekitar menggunakan jalan tol untuk menuju ke arah barat hingga belasan kilometer.

Sementara ke arah selatan, kendaraan warga bisa melaju hingga Wilangan. Padahal pengelola sudah menyiapkan underpass dan overpass.

Direktur Utama PT Ngawi-Kertosono Jaya (NKJ) Iwan Moedyarno mengatakan, akses tersebut akan ditutup ketika jalan tol sudah diresmikan.

Ia mengakui cukup susah meminta warga sekitar agar tak melintas di tol yang belum dioperasikan.

Tak hanya untuk berkendara, warga sekitar juga menggunakan badan jalan tol untuk menjemur padi.

Halaman
123
Editor: Titis Jati Permata
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help