Pilgub Jatim

Timses Gus Ipul-Puti Dirombak Pasca Bergabungnya Gerindra dan PKS Dalam Koalisi

Bergabungnya Gerindra dan PKS dalam koalisi pendukung Gus Ipul - Puti Guntur Soekarno membuat struktur tim pemenangan mereka harus dirombak.

Timses Gus Ipul-Puti Dirombak Pasca Bergabungnya Gerindra dan PKS Dalam Koalisi
surabaya.tribunnews.com/bobby constantine koloway
Ketua Tim Pemenangan pasangan Saifullah Yusuf-Abdullah Azwar Anas, Hikmah Bafaqih (kiri), dan Sekretaris Tim Pemenangan, Sri Untari 

SURYA.co.id | SURABAYA - Tim pemenangan pasangan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno akan merombak kembali susunan pengurus.

Sebab, masuknya Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) di menit akhir jelang masa pendaftaran silam membuat komposisi partai pengusung kini berubah.

Dari yang awalnya Gus Ipul-Puti Guntur Soekarno hanya diusung oleh dua partai saja, PDI Perjuangan dan PKB, kini menjadi empat partai dengan tambahan dua partai baru.

"Nanti kami akan koordinasikan dengan pimpinan partai yang lain. 'Ada siapa, dia dimana, dan tugasnya apa," ujar Sekretaris Tim Pemenangan pasangan Gus Ipul-Puti, Sri Untari.

Untari mengatakan bahwa penyusunan tim tersebut juga mempertimbangkan proporsi jumlah kursi partai di parlemen.

Untuk diketahui, di DPRD Jatim, PKB menjadi yang terbanyak dengan 20 kursi, disusul PDI Perjuangan (19 kursi), Gerindra (13 kursi), dan PKS (6 kursi).

"Komposisi ini akan memberikan rasio politik di dalam penempatan tim suskes," lanjut Untari yang juga Ketua Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Jatim ini.

Lebih dari itu, Tim pemenangan juga diminta untuk memenangkan pasangan Gus Ipul dan Puti di masing-masing dapil yang diraih.

"Sebenarnya yang ingin kami tekankan adalah semua partai silakan bekerja di kandangnya masing-masing," ujar Sekretaris DPD PDI Jatim ini.

"Jangan sampai, karena terlalu sering ke luar daerah, daerahnya sendiri malah kosong," lanjutnya.

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved