Lapor Cak

Sudah Dilarang dan Ditertibkan, Pengemudi Mobil Masih Bandel Parkir di Bypass Juanda

Meski sudah ditertibkan oleh Satgas Pengamanan Bandara Juanda, nyatanya parkir liar di sepanjang jalan Bypass Pabean Juanda masih ada.

Sudah Dilarang dan Ditertibkan, Pengemudi Mobil Masih Bandel Parkir di Bypass Juanda
surabaya.tribunnews.com/nuraini faiq
Ruas jalan utama menuju bandara Juanda, Sidoarjo. Di tepi jalan sepanjang ruas ini terlihat sejumlah batu berukuran besar sengaja diletakkan untuk mencegah adanya kendaraan parkir. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Meski sudah ditertibkan oleh Satgas Pengamanan Bandara Juanda, nyatanya parkir liar di sepanjang jalan Bypass Pabean Juanda masih ada. 

Pantauan Surya di sana, Selasa (16/1/2018) sore, masih terlihat belasan mobil parkir.  

"Mana saya tahu kalau parkir di sini dilarang. Kan tidak ada rambu larangan," ucap Kurniawan, salah satu pengemudi yang ditanya Surya mengapa masih parkir di sana. 

Pria yang datang ke Juanda untuk menjemput keluarganya dari bandara itu mengatakan, dia parkir untuk menunggu kedatangan keluarganya tersebut. 

Menurutnya, dibandingkan menunggu area parkir mobil yang disediakan bandara, lebih baik parkir Bypass Pabean karena lebih irit. 

Apalagi untuk parkir mobil di dalam terminal bandara, dikenakan tarif Rp 6 ribu yang berlaku progresif Rp 2 ribu tiap satu jam. 

Sebelumnya, Senin (15/1/2018), petugas melakukan penertiban terhadap kendaraan-kendaraan yang parkir di akses utama bandara tersebut. 

Sementara itu, Manajer Aviation Security (Avsec) PT Angkasa Pura 1 Juanda, Sukirman, menuturkan tidak mudah memang menciptakan kondisi tertib di akses utama ke T1 Bandara Juanda itu. Menurutnya itu tantangan dirinya bersama petugas yang lain.

"Tak gampang. Apalagi ratusan mobil keluar masuk. Bisa jadi mereka tidak tahu atau pemilik baru sehingga masih ada beberapa mobil yang tetap parkir. Kami akan terus tertibkan mereka," tegas Sukirman yang mantan anggota TNI AL. 

Kenapa tidak dipasang rambu larangan parkir atau pemberitahuan di papan? Sukirman mengakui bahwa idealnya memang harus ada rambu larangan parkir itu. Secetapnya PT Angkasa Pura selaku pengelola Bandara Juanda akan koordinasi dengan Otoritas Bandara.

Kepala Otoritas Bandara Wilayah III (Kemenhub), Dadun Kohar, meminta agar pengelola bandara menetibkan parkir liar itu. "Itu tugas mereka membuat nyaman pengguna jasa bandara. Termasuk memasang rambu juga tugas pengelola. Bukan kami," kata Dadun. 

Sementara itu, untuk sementara, saat ini beberapa batu berukuran besar diletakkan di sejumlah titik bahu jalan untuk mencegah kendaraan-kendaraan menepi dan parkir

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help