Liputan Khusus

Pengelola Jalan Tol Kertosono-Ngawi Belum Putuskan Tarif, Segini Perkiraannya

Berdasarkan hasil kajian, jumlah kendaraan yang akan lewat di tol Madiun-Ngawi antara 6.500 – 7.000 unit per hari.

Pengelola Jalan Tol Kertosono-Ngawi Belum Putuskan Tarif, Segini Perkiraannya
surya/m taufik
Jalan tol Kertosono-Ngawi yang masih belum selesai digarap 

SURYA.co.id | MADIUN - PT Ngawi Kertosono Jaya (NKJ) selaku pengelola ruas tol Ngawi-Wilangan, hingga kini belum mau membocorkan soal tarif tol yang rencananya akan dioperasikan Februari 2018.

Sebab, besaran tarif masih akan dibicarakan bersama Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dengan mempertimbangkan nilai investasi dan perkiraan jumlah kendaraan melintas.

Pada 2011, pihak pengelola dan BPJT pernah membahas soal estimasi tarif, yakni sekitar Rp 651 per kilometer (km).

Seiring berjalannya waktu, perhitungan tarif berubah sesuai dengan kondisi dan perhitungan saat ini.

(Lewat Tol Lebih Cepat Tapi Mahal, Surabaya-Ngawi Hanya Dua Jam!)

“Terus terang kami belum tahu (berapa tarifnya). Nanti baru akan kami rapatkan dengan BPJT untuk membahas soal itu,” kata Direktur Utama PT NKJ Iwan Moedyarno.

Iwan menjelaskan, nilai investasi untuk membangun tol tersebut berkisar Rp 3,7 triliun hingga Rp 3,8 triliun.

Sementara estimasi kendaraan yang melintas terbagi menjadi dua titik.

Berdasarkan hasil kajian, jumlah kendaraan yang akan lewat di tol Madiun-Ngawi antara 6.500 – 7.000 unit per hari.

Sedangkan jumlah kendaraan yang melintas di ruas tol Madiun arah timur sekitar 9.000 unit per hari.

Halaman
1234
Editor: Titis Jati Permata
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help