Liputan Khusus

Angkutan Logistik Masih Jarang Manfaatkan Tol, Ini Alasannya

Dari pintu masuk tol Waru sampai pintu keluar terjauh di Jombang, masih didominasi kendaraan pribadi.

Angkutan Logistik Masih Jarang Manfaatkan Tol, Ini Alasannya
surya/m taufik
Jalan tol Kertosono-Ngawi yang masih belum selesai dikerjakan 

SURYA.co.id | NGAWI - Ruas Tol Surabaya-Kertosono sudah tersambung dan dioperasikan sejak beberapa waktu lalu.

Kendati demikian, angkutan logistik di Jawa Timur masih jarang yang memanfaatkan jalan tol tersebut.

Pantauan Tim Harian Surya pekan lalu, truk-truk angkutan memang masih jarang yang melintas di tol Surabaya-Mojokerto-Jombang.

Dari pintu masuk tol Waru sampai pintu keluar terjauh di Jombang, masih didominasi kendaraan pribadi.

Demikian sebaliknya, dari arah Jombang hingga Surabaya juga jarang terdapat truk melintas.

“Memang sejauh ini kami masih belum banyak memanfaatkan jalan tol. Kami masih adaptasi, pelan-pelan angkutan logistik akan kami arahkan ke jalan tol,” kata Ariel Wibisono, pengusaha truk yang juga menjabat Wakil Ketua I Bidang Logistik DPD Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Jawa Timur.

Selama ini, menurut dia, truk-truk lebih banyak memanfaatkan jalur bawah atau nontol.

“Ada beberapa alasan kenapa angkutan logistik belum memanfaatkan tol,” sebut Ariel.

Alasannya, pabrik atau suplier di beberapa daerah jauh dari akses tol sehingga sopir truk lebih memilih jalur bawah lantaran jarak tempuhnya lebih dekat.

“Jarak tempuh kan berhubungan dengan bahan bakar. Nah, sopir atau perusahaan angkutan sangat mempertimbangkan itu. Waktu tempuh lebih lama tidak masalah, yang penting biaya pengiriman tidak terlalu mahal,” ungkap dia.

Halaman
123
Editor: Titis Jati Permata
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved