Surya/

Citizen Reporter

Semakin Percaya Diri dengan Menulis …

bukan sekadar pelatihan menulis biasa, karena tulisan peserta juga diwadahi dalam rubrik di Harian Surya dan di Surya Online.. PD aja..

Semakin Percaya Diri dengan Menulis …
surya/habiburrohman
Pelatihan menulis Etis dan Kreatif 

Reportase Dra Rukmini Ambarwati M.Psi
Guru Bimbingan Konseling/Koordinator Pendidikan Inklusif SMAN 1 Gedangan Sidoarjo

Wadouuh kok saya tidak percaya diri (pede) dengan hasil tulisan sendiri?    

PERTANYAAN itu meluncur dari salah satu peserta pelatihan menulis yang diadakan Jasatama Pola Media dan Harian Surya, Sabtu, 13 Januari 2018, di gedung Sabha Nugraha Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur jalan Getengkali 33 Surabaya.

Demikian halnya dengan menulis apabila jarang menulis atau bahkan baru mulai menulis perasaan tidak percaya diri akan menghampiri. Namun, semua itu bisa ditepis apabila terus berusaha dan mencoba menulis, tidak hanya satu kali dua kali namun berkali-kali.

Demikian penjelasan yang diberikan Tri Hatma, editor senior Harian Surya, pemateri pertama kepada peserta pelatihan bertema Menulis Etis dan Kreatif di Era Digital.

Selain itu, lanjut editor rubrik Citizen Reporter (Cipo) Harian Surya, wajib bagi seorang penulis membaca karya orang lain. Untuk apa? Sebagai referensi yang akan menambah wawasan.

Untuk membuktikannya, 70 peserta pun peserta diajak membuat tulisan dengan tema bebas. Menulis apa saja yang saat itu berkelebat di benak. Lepas dari semua teori menulis yang ada atau dikenal peserta.

Tidak perlu panjang atau lebar karena space yang disediakan hanya tiga baris dan itupun dilembar materi yang telah dibagikan ke semua peserta.

Peserta pun terlihat cekatan menuangkan pikirannya ke atas kertas meskipun ada yang mengeryitkan alis kebingungan. Namun, banyak yang terlihat tenang menulis.

Seusai menuangkan pikiran dalam tulisan, baru peserta diminta  mengoreksi tulisannya dengan teori Rudyard Kipling yang selama ini banyak dianut penulis, 5W 1H. Baru kemudian peserta paham, bagaimana menulis dan menerapkan rumus cara 5W 1H ke dalam semua jenis tulisan.

Materi kedua tidak kalah serunya, Adrianus Adhi, Socmed Specialist Harian Surya, membagi ilmunya tentang bagaimana menjadi seorang penulis di media online.

Menulis melalui media elektronik sangat berbeda dengan menulis di media cetak, ujarnya. Agar tulisan menarik, banyak dibaca orang, bahkan viral, triknya antara lainpada isi postingan. Foto yang diposting, waktu memosting, dan siapa yang diposting. Tentunya semua ini tidak keluar dari kode etik yang ada.

Pelatihan menulis bersama Harian Surya Sabtu (13/1/2018) itu adalah pelatihan kali kedua yang penulis ikuti. Berbeda dengan pelatihan menulis yang selama ini banyak penulis ikuti, pelatihan menulis bersama Harian Surya senantiasa mewadahi semua karya peserta ke dalam media cetak (rubrik Citizen reporter) maupun edisi online (www.surya.co.id).

Di ruang inilah peserta bebas berekspresi dengan bermacam-macam gaya tulisan, mencoba praktik menulis sekaligus mengasah keterampilan berliterasi sekaligus menempatkan diri agar bermanfaat bagi orang lain lewat tulisan.

Selama tulisan kita masih ada, dibaca dan bermanfaat bagi orang lain meski kita sudah tiada, pahalanya juga akan mengalir kepada penulisnya. Jadi, menulislah sedari sekarang ...

Editor: Tri Hatma Ningsih
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help