Berita Mojokerto

Bayi Dibuang di Masjid Mojokerto - 2 Orang Masuk Masjid Sebelum Bayi Ditemukan, Pembuangnya?

Dari olah TKP sementara, anggota Satreskrim Polres Mojokerto tidak menemukan adanya perusakan pada pintu masjid.

Bayi Dibuang di Masjid Mojokerto - 2 Orang Masuk Masjid Sebelum Bayi Ditemukan, Pembuangnya?
surya/rorry nurmawati
Bayi ganteng yang ditemukan di masjid. 

SURYA.co.id I MOJOKERTO - Pasca ditemukannya bayi berjenis kelamin laki-laki, Satreskrim Polres Mojokerto langsung menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) di Masjid Baitur Rahman, Dusun Ketangi, Desa Ngembeh, Kecamatan Dlanggu, Minggu (14/1/2018).

Kasatreskirm Polres Mojokerto AKP M Solikhin Fery mengatakan, pihaknya masih mendalami kasus penemuan bayi yang masih terbedong lengkap dengan jarik gendong, di mihrab atau pengimaman.

"Baru selesai olah TKP. Kalau bayinya sudah dirujuk ke RSUD dr Prof Soekandar, untuk pemeriksaan lebih lanjut," katanya ditemui Surya, Minggu (14/1/2018).

Dari olah TKP sementara, anggota Satreskrim Polres Mojokerto tidak menemukan adanya perusakan pada pintu masjid.

Diduga, pelaku bisa manyelinap masuk dengan leluasan lantaran pintu tidak terkunci.

Sayangnya, di lokasi masjid bercat hijau ini polisi tidak menemukan kamera pengawas atau CCTV yang terpasang.

Bayi yang ditemukan di masjid Mojokerto.
Bayi yang ditemukan di masjid Mojokerto. (surya/rorry nurmawati)

Kendati demikian, AKP Fery akan mencoba memeriksa rumah warga yang dimungkinkan memasang kamera pengawas.

"Kami sudah periksa, kebetulan masjid tidak dilengkapi dengan kamera pengawas. Tapi kami akan coba memeriksa di rumah warga," katanya.

Disingung soal dua orang mencurigakan yang diketahui masuk ke dalam masjid, sebelum digemparkannya dengan penemuan bayi itu? AKP Fery pun tak menampik. Hanya saja, ia tak bisa menjelaskan secara detail soal hal itu.

"Sejauh ini, informasi yang kami peroleh ada dua orang yang masuk ke dalam masjid sekitar pukul 11.00 wib. Tapi apakah orang tersebut adalah orangtua bayi, kami masih belum bisa memastikan. Kami masih dalami kasus ini," tutupnya.

Penulis: Rorry Nurwawati
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help