Surya/

Berita Kediri

Warga Kediri Minati Terapi Lintah Untuk Sembuhkan Kolesterol

Terapi alternatif penyembuhan gangguan kesehatan kini menjadi tren di masyarakat

Warga Kediri Minati Terapi Lintah Untuk Sembuhkan Kolesterol
SURYA Online/Didik Mashudi
Palupi mengikuti terapi lintah untuk menyembuhkan gangguan susah tidur, Sabtu (13/1/20 18). 

SURYA.co.id | KEDIRI - Terapi alternatif penyembuhan gangguan kesehatan kini menjadi tren di masyarakat. Seperti terlihat kegiatan bakti sosial yang digelar di Padepokan Alif Notobuwono di Desa Jambean, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri dipadati ratusan warga masyarakat.

Panitia menyiapkan sejumlah terapis penyembuhan alternatif untuk melayani ratusan warga yang datang. Ada terapi binatang lintah, terapi kejut listrik, bekam dan tusuk jarum.

Para terapis kali ini terlihat laris manis mendapatkan pasien. Warga yang datang juga diluar perkiraan panitia, karena pengunjung baksos ini membeludak.

Baksos Penyembuhan Alternatif ini digelar bersama dengan Dewan Kesehatan Rakyat (DKR), Yayasan Condrodimuko dan Sekolah Herbalis Muslim (SHM).

"Semula kami perkirakan hanya sekitar 200 yang datang, namun dari catatan petugas pengunjungnya ternyata lebih dari 300 orang. Berbagai jenis gangguan kesehatan, ditangani para terapis," ungkap Arif Witanto dari pegiat DKR, Sabtu (13/1/2018).

Hampir semua jenis terapi banyak yang diminati sesuai dengan keluhan gangguan kesehatannya. Keluhan pengunjung juga sangat bervariasi mulai capek - capek, kolesterol, asam urat, pusing, tekanan darah tinggi, jantung, kanker sampai gangguan sulit tidur.

Seperti dialami Palupi (26) yang mengaku mengalami gangguan sulit tidur. Perempuan ini kemudian mengikuti terapi lintah untuk menyembuhkan gangguan susah tidurnya. "Semula jijik saat melihat binatang lintah menempel di telapak kaki," ungkapnya.

Namun rasa jijik dan trauma itu terpaksa dipendam dalam - dalam demi terapi kesembuhan gangguan tidurnya. "Tadi ada tiga lintah untuk terapinya, mudah - mudahan sembuh," harapnya.

Palupi mengaku secara bertahap setelah mendapatkan terapi lintah badannya terasa lebih sehat dan fit. "Ini pengalaman pertama diterapi lintah, semoga gangguan sulit tidur terobati," tambahnya.

Ungkapan senada disampaikan Putri yang berharap gangguan pusing dan sulit konsentrasi dapat pulih dengan terapi alternatif yang diikuti.

Sementara Bobby salah satu terapis lintah menjelaskan, banyak jenis penyakit yang dapat disembuhkan melalui terapi lintah. Salah satunya gangguan kolesterol seperti dialami Palupi.

"Kalau gangguan sulit tidur biasanya karena ada masalah dengan kolesterol dan asam urat. Untuk penyembuhan perlu terapi dua sampai tiga ekor lintah," jelasnya.

Penyakit lainnya seperti kanker, pegel linu dan darah tinggi juga dapat dilakukan terapi lintah. "Berapa ekor lintah yang diperlukan tergantung dengan kondisi penderitanya. Minimal satu sampai lima ekor," ungkapnya.

Arif Witanto panitia penyelenggara bakti sosial mengaku menggelar kegiatan ini setelah menerima permintaan dari masyarakat yang pernah mengikuti terapi alternatif. "Ini kegiatan kami yang berkelanjutan, karena banyak yang cocok," ungkapnya.

Pada baksos kali ini memang tidak menyertakan pengobatan medis. Sehingga hanya terapis alternatif dan herbal yang dilibatkan menangani pasien.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help