Berita Tulungagung

Ternyata Kawanan Penggembos Nasabah Bank Ini Dibentuk dari Penjara

Para penjahat spesialis penggembos ban nasabah bank di Tulungagung ini ternyata dibentuk sejak dari dalam rumah tahanan.

Ternyata Kawanan Penggembos Nasabah Bank Ini Dibentuk dari Penjara
SURYA Online/David Yohanes
Empat penjahat spesialis penggembos ban nasabah bank yang ditangkap jajaran Polres Tulungagung. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Para penjahat spesialis penggembos ban nasabah bank ternyata dibentuk sejak dari dalam rumah tahanan.

Hal ini diungkapkan Salman (40), salah satu anggota komplotan asal Desa/Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Salman mengaku pernah dihukum karena kejahatan serupa. Sebelum keluar dari rumah tahanan, ada seorang pelaku lain yang memberinya nomor telepon.

"Pesannya kalau mau bekerja lagi bisa hubungi nomor itu," ujar Salman, saat di Mapolres Tulungagung.

Yang dimaksudkan bekerja adalah, kembali menjadi pencuri uang nasabah bank dengan modus menggembosi ban mobilnya.

Saat keluar dari penjara, Salman menghubungi nomor itu. Ternyata nomor itu milik F alias Wancik, yang kabur menggunakan motor Suzuki Satria FU.

Hal serupa juga diungkapkan Zainudin (52), anggota kawanan ini yang berasal dari Kelurahan Ujung Pandang, Kecamatan Teluk, Kota Makasar sebagai eksekutor.

"Saya dihubungi Wancik dan disuruh kumpul di Krian (Sidoarjo)," ungkap Zainudin.

Pengakuan yang sama juga diungkapkan Rizky Saputra (48), asal Kahuripan Nirwana Vilage Sidoarjo dan Budi waluyo (50), warga Desa Sidorahayu, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang.

Empat orang penjahat spesialis penggembos nasabah bank ini ditangkap Jumat (12/1/2018) usai gagal beraksi.

Sebelumnya mereka menyasar seorang nasabah bank yang baru saja mengambil uang Rp 150 juta di Bank Mandiri.

Penulis: David Yohanes
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help