Berita Surabaya

Satpam Beralasan Konsumsi Sabu-sabu Biar Betah Melek, Hasilnya

Sesuai pengakuan tersangka, SS yang baru dibeli itu akan dikonsumsi sendiri di rumahnya. Ia kecanduan SS setelah diberi secara gratis oleh temannya.

Satpam Beralasan Konsumsi Sabu-sabu Biar Betah Melek, Hasilnya
Yeargan Barber & Kert
ilustrasi sabu-sabu 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pengakuan tersangka Aang Selfian (30), yang bekerja sebagai satpam cukup mengagetkan penyidik Polsek Pabean Cantikan yang menangkapnya di Jalan Ambengan.

Lelaki asal Ngunut, Tulungagung tinggal di Jalan Stasiun Kota itu nekad mengonsumsi SS agar betah melek dan menghilangkan lelah. Namun pengakuan tersangka tak digubris penyidik, karena tersangka memiliki barang terlarang yang kini diperangi polisi.

Kanit Reskrim Polsek Pabean Cantikan, AKP Tritiko, menjelaskan dari tangan tersangka ditemukan barang bukti 0,47 gram SS di celana saku kanan belakang. Tersangka saat ditangkap di Jalan Ambengan sekitar pukul 22.30 WIB sempat berdalih jika dirinya tidak membawa apa-apa.

"Setelah kami menemukan barang bukti, tersangka langsung mengakui jika SS tersebut baru saja dibeli dengan harga Rp 300.000," ujar AKP Tritiko, Sabtu (13/1/2018).

Tersangka mengaku, SS itu dibeli dari seseorang berinisial AR di sekitar Jalan Ambengan dan kini dalam pencarian polisi.

"Kami terus mencari AR, karena dia adalah mata rantai pengedar narkoba di Surabaya," jelasnya.

Sesuai pengakuan tersangka, SS yang baru dibeli itu akan dikonsumsi sendiri di rumahnya. Ia kecanduan SS setelah diberi secara gratis oleh temannya.

"Dari coba-coba itu akhirnya tersangka keterusan," papar AKP Tritiko.

Dalam kasus ini, tersangka dijerat pasal 112 ayat 1 Undang undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya maksimal 12 tahun kurungan penjara.

Penulis: Anas Miftakhudin
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help