Surya/

Road to Election

Pertama Kali RSAL Dr Ramelan Jalankan Tes Kesehatan untuk Calon Kepala Daerah dan Ini Hasilnya

Banyaknya item yang menjadi materi pemeriksaan calon kandidat tak menjadi persoalan bagi RS yang telah berusia 63 tahun ini.

Pertama Kali RSAL Dr Ramelan Jalankan Tes Kesehatan untuk Calon Kepala Daerah dan Ini Hasilnya
surya/bobby kolloway
Kepala Rumah Sakit (Karumkit) RSAL Dr Ramelan Surabayan, Laksamana Pertama TNI dr IDG Nalendra DI, Sp B, Sp BTKV (K) saat memberikan penjelasan di RSAL Dr Ramelan, Surabaya, Sabtu (13/1/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Dr Ramelan, Surabaya sukses menggelar tes kesehatan untuk pasangan calon kepala daerah yang akan berlaga di pilkada tahun ini, Jumat (12/1/2018) dan Sabtu (13/1/2018).

Meskipun baru kali pertama menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan untuk calon kepala daerah, namun RS yang berada di bawah naungan operasional Dinas Kesehatan TNI Angkatan Laut ini berhasil tanpa menemui banyak kendala.

Kepala Rumah Sakit (Karumkit) RSAL Dr Ramelan Surabayan, Laksamana Pertama TNI dr IDG Nalendra DI, Sp B, Sp BTKV (K) menjelaskan dalam penyelenggaraan pemeriksan kali ini pihaknya memang telah melakukan persiapan sejak jauh hari.

Sebagai rumah sakit tipe A, Nalendra mengatakan bahwa RSAL telah memiliki banyak tenaga medis hingga fasilitas kesehatan yang lengkap.

"Kami memiliki banyak dokter spesialis hingga subs spesialis. Sehingga, pada dasarnya kami tak perlu persiapan khusus untuk event kali ini," ujar Nalendra saat ditemui di sela pemeriksaan kesehatan, Sabtu (13/1/2018).

Sehingga, banyaknya item yang menjadi materi pemeriksaan calon kandidat tak menjadi persoalan bagi RS yang telah berusia 63 tahun ini.

Untuk diketahui, ada tiga hal yang menjadi fokus pemeriksaan bagi calon kepala daerah.

Yakni, pemeriksaan fisik, psikologi, dan psikiatri.

Khusus untuk pemeriksaan medis, di antarnya menyangkut penyakit dalam, pemeriksaan jantung - pembuluh darah, paru, bedah, Urologi, Orthopaedi, Obstetri dan Ginekologi, Neurologi, mata, THT-KL, Gigi dan Mulut, hingga beberapa bagian lainnya.

Pemeriksaan tersebut melibatkan beberapa lembaga lain, di antaranya Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) dan Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi).

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help