Berita Surabaya

Istri Artis Indra Birowo, Noella Adrianty Bagi Pengalaman Pernikahan Untuk Remaja Surabaya

Peluncuran buku berjudul Anti Panik Mempersiapkan Pernikahan, Tim Tiga Generasi menggelar acara talk show di Gramedia Expo

Istri Artis Indra Birowo, Noella Adrianty Bagi Pengalaman Pernikahan Untuk Remaja Surabaya
SURYA Online/Pipit Maulidiya
Noella sedang memberikan materi 

SURYA.co.id | SURABAYA - Dalam rangka peluncuran buku berjudul Anti Panik Mempersiapkan Pernikahan, Tim Tiga Generasi menggelar acara talk show di Gramedia Expo, Surabaya, Sabtu (13/1/2018).

Dua pembicara mewakili 19 anggota Tim Tiga Generasi sebagai penulis buku, datang dan menyampaikan materi.

Mereka adalah Noella Adriyanti, istri artis Indra Birowo, dan Sri Juwita Kusumowardhani, Psikolog lulusan UI.

Mereka berdua memberikan edukasi kepada peserta talk show yang didominasi remaja perempuan. Dan beberapa peserta laki-laki yang mengisi sudut tempat duduk.

"Dalam buku ini kita mencoba untuk memberikan informasi supaya tidak panik, mepersiapkan pernikahan. Untuk itu di buku ini kita menghadirkan banyak narasumber mulai ahli hukum, dokter, dan psikolog untuk membantu persiapan pernikahan," jelas Noella, Sabtu (13/1/2018) usai mengisi talk show.

Noella mengungapkan jika menikah itu bukan soal pesta pernikahan, gedung, catering, dan baju pernikahan saja. Melainkan soal kemantapan diri sendiri dan pasangan.

Noella juga mencontohkan perihal pernikahannya dengan Indra Birowo. Tidak mudah awalnya, lantaran Indra pernah menikah sebelumnya dan ditinggal istri dan anaknya meninggal dunia karena sakit.

"Di tahun ke tiga pernikahan kita, saya dan mas Indra masih mengunjungi makam almarhum istri mas indra. Waktu itu saya juga tidak pernah mau bertanya sekalipun soal apapun, mengenai masa lalunya, sampai akhirnya mas Indra cerita sendiri. Ini yang saya bilang sama-sama harus siap menghadapi lattar belakang pasangan," kisahnya.

Buku Anti Panik Mempersiapkan Pernikahan menurut Noella adalah jawaban atas fenomena perceraian di usia dini pernikahan yang banyak terjadi di masyrakarat.

"Banyak yang menikah atas dasar suka saja, tanpa alasan yang kurang tepat. Karena semua orang tidak memiliki kesempatan untuk bisa konsultasi dengan dokter, psikolog, ahli hukum, di sini kita paparkan di buku agar semua masyarakat bisa belajar dan mencegah perceraian di usia pernikahan yang masih dini," terangnya.

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help