La Nyalla Klaim Sudah Keluar Uang Rp 5,9 Miliar, Tim Hukum Siap Lapor Mabes Polri dan KPK

La Nyalla Mattalitti tak hanya berkoar di media terkait permintaan uang Rp 40 Miliar untuk maju sebagai calon gubernur Jawa Timur.

La Nyalla Klaim Sudah Keluar Uang Rp 5,9 Miliar, Tim Hukum Siap Lapor Mabes Polri dan KPK
SURYA/Sri Handi Lestari
Ketua Umum Kadin Jatim, La Nyala Mattalitti 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

SURYA.co.id I  JAKARTA - La Nyalla Mahmud Mattalitti tak hanya berkoar di media terkait permintaan uang Rp 40 Miliar untuk maju sebagai calon gubernur di Pilkada Jawa Timur 2018.

Dia didampingi tim hukumnya siap menempuh jalur hukum. 

Ketua Progres 98 Faisal Assegaf, selaku perwakilan tim hukum, mengatakan laporan akan dibuat ke Mabes Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas politik uang yang diduga dilakukan oknum Partai Gerindra.

"Kami minta pihak berwenang polisi dan KPK. Ada unsur pidana, karena sudah masuk politik uang," tutur Faisal, kepada wartawan, Jumat (12/1/2018).

Menurut dia, dugaan adanya politik uang itu dapat menjadi bahan untuk Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengusut kasus tersebut. Apalagi saat ini, Mabes Polri sudah membentuk Satgas Anti Politik Uang Polri.

Selain itu, La Nyalla mengklaim sudah mengeluarkan uang sebesar Rp 5,9 Miliar kepada Ketua DPD Gerindra Jawa Timur, Supriyanto.

Serta akan mencairkan cek senilai Rp 70 Miliar yang dapat dicairkan apabila surat rekomendasi dari Partai Gerindra sudah terbit.

"Ini menjadi bahan menarik. Diduga pelaku menerima uang muka Rp 5,9 Miliar. Masuk ranah KPK," tegasnya.

Untuk membuat laporan tersebut, dia mengaku, tim hukum sedang mempersiapkan bukti-bukti terkait. Namun, dia belum dapat menjelaskan bukti-bukti tersebut.

Rencananya, pada pekan depan, laporan kepada pihak berwenang akan dilayangkan. Setelah membuat laporan, dia menegaskan akan menyampaikan pengumuman ke publik.

Baca: Prabowo Diberitakan Memalak La Nyalla, Anggota Majelis Kehormatan Gerindra Bereaksi

Baca: Heboh Pengakuan La Nyalla Dimaki-maki Prabowo karena Uang Rp 40 Miliar, Saya Bukan Pegawainya

Editor: Musahadah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help