Pilgub Jatim 2018

Ini yang harus Dilakukan Parpol Pengusung jika Pasangan Calon Tak Lolos Persyaratan

"Sampai hari ini pasca pendaftaran, para kandidat tengah merampungkan tes kesehatan selama dua hari," M Arbayanto.

Ini yang harus Dilakukan Parpol Pengusung jika Pasangan Calon Tak Lolos Persyaratan
surya/bobby constantine koloway (Bobby)
Muhammad Arbayanto 

SURYA.co.id | SURABAYA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim mengingatkan para tim pemenangan kandidat gubernur dan wakil gubernur untuk segera melengkapi syarat masing-masing calon.

Sebab, apabila hal tersebut tak dilakukan akan berdampak pada proses pencalonan.

"Untuk lima 'syarat pencalonan' sudah lengkap dan diserahkan saat pendaftaran. Saat ini, para kandidat tengah diminta untuk melengkapi 'syarat calon'," ujar Komisioner KPU Jatim, M Arbayanto, ketika dikonfirmasi di Surabaya, Jumat (12/1/2018).

Syarat calon yang harus dipenuhi adalah lolos pemeriksaan kesehatan.

"Sampai hari ini pasca pendaftaran, para kandidat tengah merampungkan tes kesehatan selama dua hari. Tiga unsur yang diperiksa, antara lain: psikis, kesehatan jasmani, dan bebas narkoba," ujarnya.

Selanjutnya, pada tanggal 16 Januari 2018, tim pemeriksaan kesehatan akan menyampaikan kesimpulan kepada KPU kemudian disampaikan kepada kandidat.

"Hasil dari pemeriksaan kesehatan ini merupakan satu di antara syarat calon yang harus dipenuhi para kandidat," ujarnya.

"Misalnya ada yang tak lolos karena tersandung kandungan narkoba, maka akan menggugurkan calon tersebut. Bukan pasangan calon, namun hanya calon yang bersangkutan," ujarnya.

Sehingga, bagi calon yang tak lolos maka parpol wajib mengganti figur yang diusung, bisa untuk calon kepala daerahnya atau pun wakil kepala daerahnya.

"Parpol wajib mengganti untuk jabatan yang sama. Kalau yang tak lolos 'calon wakilnya', maka yang diganti calon wakilnya. Pun sebaliknya," lanjut Arba.

Selain pemeriksaan kesehatan, ada beberapa syarat calon lain yan juga akan diperiksa. Di antaranya, Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

"LHKPN adalalah salah satu item syarat calon. Jadi, pasangan calon harus melengkapi dan menyempurnakan. Saat ini, ada beberapa yang tengah menunggu jawaban dari KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Jawaban tersebut dalam bentuk tanda terima. Syarat tersebut berupa tanda terima dari KPK yang kemudian diserahkan kepada KPU," tandas Arba.

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help