Surya/

Berita Tulungagung

Tenaga tak Sebanding. Kakek 90 Tahun di Tulungagung Dihantam Bangku oleh Pria 40 Tahun

Seorang kakek 90 tahun di Tulungagung berlumuran darah dihantam bangku oleh pria 40 tahun. Apa penyebab konflik tak seimbang itu?

Tenaga tak Sebanding. Kakek 90 Tahun di Tulungagung Dihantam Bangku oleh Pria 40 Tahun
surya/david yohannes
Munar usai mendapat perawatan dari RS Bhayangkara Tulungagung, Kamis (11/1/2018) 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Munar, kakek 90 tahun warga Dusun Karanggude, Desa Sobontoro, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung, dibawa ke IGD RS Bhayangkara Tulungagung dengan berlumuran darah.

Kakek renta ini mengalami luka terbuka di bagian pelipis sebelah kanan.

Petugas medis bekerja cepat untuk menghentikan pendarahan, dan menjahit luka di kepalanya.

Usai mendapt perawatan, Munar dibawa polisi dari Polsek Boyolangu untuk dimintai keterangan.

Munar bercerita, Kamis (11/1/2018) sekitar pukul 11.00 wib, dirinya perang mulut dengan tetangganya yang bernama Gandik (40).

Munar jengkel, karena Gandik akan menjual jalan di samping rumahnya, yang masuk ke dalam tanah miliknya.

"Saya bilang, jangan dijual karena jalannya buat akses anak-anak saya," ucap Munar.

Jalan itu menjadi akses anak-anak Munar, yang rumahnya ada di belakang.

Namun teguran Munar membuat Gandik naik pitam.

Masih menurut Munar, tetangganya itu mengambil sebuah bangku panjang.

Benda keras dan berat itu kemudian dipukulkan ke kepala Munar hingga terluka parah.

"Saya tidak melawan, saya hanya mengelap darah yang mengucur," ucap Munar dengan suara bergetar.

Dibantu cucu-cucunya, Munar kemudian melapor ke Polsek Boyolangu.

Polisi juga sudah memintakan visum ke RS Bhayangkara Tulungagung.

Penulis: David Yohanes
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help