Berita Sidoarjo

Tak Mau Kucing-Kucingan Dengan Satpol PP, PKL Sidoarjo Minta Dibuatkan Sentra PKL

Para PKL di Sidoarjo yang lelah terus kucing-kucingan dengan Satpol PP, mendesak Pemkab untuk membangun sentra PKL. Bagaimana menurut anda?

Tak Mau Kucing-Kucingan Dengan Satpol PP, PKL Sidoarjo Minta Dibuatkan Sentra PKL
ist/dok
Satpol PP Sidoarjo dan polisi melakukan sidak PKL di kawasan Taman Pinang, Sidoarjo, beberapa waktu lalu. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Cabang Sidoarjo meminta Pemkab Sidoarjo untuk mengakomodir para PKL, Kamis (11/1/2018).

Melalui Ketua Umum DPD APKLI Sidoarjo yang baru, Aris Winarto, mengatakan para PKL ini sebenarnya tidak ingin selalu bersitegang dengan Satpol PP.

"Sama seperti pedagang pada umumnya, kami ingin berjualan dengan aman dan nyaman," kata Aris.

Aris mengakui memang masih banyak PKL-PKL liar yang berjualan di sembarang tempat tanpa mengindahkan peraturan. Kendati demikian, sikap itu muncul karena belum adanya sentra PKL resmi yang dibuat pemkab.

Jika pemkab mau membangun sentra tersebut dengan biaya sewa terjangkau, pihaknya menjamin para PKL akan tertata rapi.

"Siapa sih yang ingin selalu dikejar-kejar Satpol PP. Kalau ada sentra PKL, penjual tenang, pembeli pun nyaman," sambungnya.

Aris menyatakan pihaknya sangat terbuka untuk berkoordinasi dengan pemkab terkait penataan PKL. Pihaknya pun membuka kesempatan kepada para PKL Kota Delta untuk menjadi anggota APKLI Sidoarjo.

Aris menerangkan pihaknya bakal memberikan bantuan advokasi, informasi, dan lainnya, kepada anggota APKLI jika tersandung masalah.

Aris mencatat ada sekitar 250 PKL yang berada di kawasan GOR Delta. Jika diberdayakan dalam bentuk Centra PKL, jelasnya, akan ada banyak potensi yang bisa menambah perekonomian bahkan PAD Sidoarjo.

"Pengaruh PKL dalam meningkatkan ekonomi kerakyatan cukup signifikan. Adanya Centra PKL juga bisa menjadi daya tarik wisata tersendiri," paparnya.

Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo, H Kusman, menambahkan pihaknya bakal mengakomodir aspirasi APKLI Sidoarjo tersebut. Politisi PKS ini menyampaikan pihaknya bakal menerima hearing para PKL dan mengkonsolidasikan hal tersebut dengan OPD terkait.

Kusman menuturkan pihaknya memang mengeluarkan pelarangan izin berdagang PKL di kawasan Taman Pinang Indah (TPI). Para PKL hanya diperbolehkan berdagang di kawasan Ponti dan GOR selama belum ada sentra PKL tersebut.

"Harus duduk bersama untuk menyelesaikan persoalan PKL ini," imbuh Kusman.

Penulis: Irwan Syairwan
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help