Berita Ekonomi Bisnis

Musim Penghujan Dongkrak Penjualan Mesin Cuci hingga 10 Persen

Sejak memasuki musim hujan sejak November 2017 lalu, penjualan alat elektronik mesin cuci mengalami peningkatan hingga 10 persen.

Musim Penghujan Dongkrak Penjualan Mesin Cuci hingga 10 Persen
surya/sugiharto
Sejumlah pengunjung mengamati barang elektronik di antaranya mesin cuci di Hartono Elektronik BG Junction Surabaya, Kamis (11/1/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Sejak memasuki musim hujan sejak November 2017 lalu, penjualan alat elektronik mesin cuci mengalami peningkatan hingga 10 persen. Kondisi itu diprediksi hingga bulan Februari mendatang.

"Selain musim hujan, sejak November hingga Februari mendatang, juga musim orang menggelar pernikahan. Biasanya keluarga baru ini selain televisi, kulkas, juga belanja mesin cuci baru," jelas Poedji Harixon, Direktur UFO Electronic Surabaya, Kamis (11/1/2018).

Poedji menyebutkan, peningkatan belanja elektronik sebenarnya sudah mengalami peningkatan sejak Desember 2017 lalu hingga 25 persen.

Namun di awal tahun 2018 ini, kembali mengalami peningkatan dan rata-rata sejak bulan Desember hingga Februari mendatang, naik 10 persen.

Karena akhir Januari dan awal Februari kadang mengalami perlambatan, meski pembelian masih ada.
Terkait mesin cuci yang mengalami kenaikan 10 persen di mesin hujan, saat ini konsumen, menurut Poedji memilih produk yang hemat energi.

Salah satunya yang menjadi favorit adalah mesin cuci LG yang saat ini pakai teknologi inverter.

Bagi PT LG Electronics Indonesia (LG), mesin cuci dengan inverter menjadi produk elektronik yang agresif dikenalkan di pasar.

Winardi Cristian, Team Head Product Marketing Home Appliance LG Electronics Indonesia, mengatakan seri mesin cuci Smart Inverter, lahir dalam kategori mesin cuci bukaan atas (top load).

"Kemampuan beroperasi dengan lebih hemat listrik hingga 36 persen dibanding produk sejenis menjadi keunggulan utamanya. Kehadirannya sekaligus menjadi pendobrak yang memperluas adopsi teknologi inverter pada kategori mesin cuci paling populer di Indonesia,” jelas Winardi.

Lebih lanjut Winardi menyebutkan, terkait dengan data pasar yang menunjukkan mesin cuci bukaan atas (top load) menjadi kategori paling populer di Indonesia dengan porsi yang mencapai 34,3 persen dari total mesin cuci sepanjang 2017.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help