Surya/

Citizen Reporter

Matematika Asyik dengan Quick-Quick Hore

dengan media permainan yang menyenangkan, peserta didik tak merasa sedang belajar matematika .. siswa paham dan jatuh cinta pada matematika..

Matematika Asyik dengan Quick-Quick Hore
pixabay.com
ilustrasi 

Reportase Widayanti SPd
Guru SDN Kapedi 1 Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep

 

MATEMATIKA senantiasa menjadi momok bagi sebagian besar siswa, sehingga metode pengajaran yang variatif sangat dibutuhkan agar siswa tidak jenuh. Metode permainan quick-quick hore (QQH) ini saya terapkan pada materi identifikasi bangun datar, Senin (8/1/2018) untuk dimainkan oleh siswa kelas 2B SDN Kapedi 1 Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep.

Sebelumnya sudah disiapkan dua kotak yang masing-masing terisi 15 kartu gambar bangun datar. Terdapat berbagai bentuk dan ukuran segitiga, persegi dan persegi panjang di kartu gambar yang akan digunakan dalam permainan.

Mula-mula dibentuk kelompok beranggotakan empat siswa per kelompok. Satu siswa menjadi petugas pengidentifikasi sedang tiga siswa lainnya penerima hasil.

Permainan dimulai dengan dua kelompok.  Tiga orang penerima duduk melingkar dengan kesepakatan antara tim.

Dibutuhkan kekompakan, kerjasama, kecepatan, dan konsentrasi dalam permainan ini.

Di bagian tengah, dua tumpukan kartu yang disusun acak dan terbalik disiapkan untuk dua kelompok yang sedang bertanding. Petugas pengidentifikasi berdiri di samping kartu.

Waktu yang disediakan untuk satu putaran adalah 30 detik. Mereka mulai bermain saat aba-aba mulai. Satu per satu kartu diidentifikasi dan satu pemain berlari untuk menyerahkan kartu kepada tiga temannya yang duduk menunggu. Segi tiga dikumpulkan dengan segi tiga, demikian juga persegi dan persegi panjang.

Bagi kelompok yang berhasil menyelesaikan permainan dengan benar sebelum waktu habis, akan bersorak ‘horeee. Kelompok itulah yang berhak mendapatkan poin.

Halaman
12
Editor: Tri Hatma Ningsih
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help