Citizen Reporter

Wadouuuh … Tekan Angka Perceraian Kemenag Bangkalan Masuk Pondok Beri Bimbingan Pranikah

menyasar santri dan mahasiswa, Kemenag masuk ke ponpes memberi bimbingan dan penyuluhan pranikah demi menekan angka perceraian ...

Wadouuuh … Tekan Angka Perceraian Kemenag Bangkalan Masuk Pondok Beri Bimbingan Pranikah
nahdliyatul mahmudah/citizen reporter
Bimbingan pranikah ala Kemenag Bangkalan, Madura 

 

Reportase Nahdliyatul Mahmudah
Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Trunojoyo Madura

 

 

MARAKNYA kasus perceraian selama setahun ini membuat pemerintah berpikir keras menurunkan angka perceraian. Salah satu upayan yang dilakukan Kemenag Kabupaten Bangkalan, Madura, Jumat (29/12/2017) masuk ke Pondok Pesantren Quran Al-Mashduqie memberikan bimbingan pranikah.

Sekitar 100 peserta dari santri Pondok Pesantren Quran AL-Mashduqie dan mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura.

Siti Imroatul Ulfiyah dan Susi Fauziah, dari Kemenag Kabupaten Bangkalan, menjelaskan bila ini kali pertama Kemenag masuk kampus memberi bimbingan kepada santri yang juga mahasiswa.

"Biasanya kan peserta penyuluhan bimbingan pranikah adalah para calon pasutri yang sudah siap dalam membangun biduk rumah tangga," ujar kedua pemateri.

Materi yang disampaikan juga sangat menarik, tidak hanya melulu mengenai teori saja. Namun, terdapat beberapa kuis yang bertujuan saling memahami sifat dan karakter calon pasangan masing-masing.

Di antaranya adalah kuis Siapa Dia? yang bertujuan untuk lebih saling mengenal calon pasangan hidup, mulai dari menanyakan nama lengkap pasangan, nama calon mertua, makanan kesukaan, sampai nomor sepatu juga ditanyakan.

Ada juga kuis Kontrak Belajar yang berisi mengenai apa saja hal-hal yang patut diperhatikan dan dipegang dalam berumah tangga.

Selain materi mengenai kesehatan reproduksi juga dibahas dalam penyuluhan ini. Dipaparkan oleh Dr Wiwid Mayasari dari Puskesmas Kamal, mengenai kesehatan reproduksi bagi pasutri, mulai dari bagaimana cara menjaga organ reproduksi agar menghasilkan sperma ataupun sel telur yang berkualitas.

Dijelaskan juga penyakit karena hubungan seksualitas, dan langkah-langkah dalam mengenali gejala penyakit seks, serta cara pencegahannya sejak dini.

Sementara Kepala Kemenag Bangkalan menegaskan, pemerintah tidak main-main dalam menggalakkan bimbingan penyuluhan pranikah, khususnya kalangan remaja untuk mencegah maraknya pergaulan bebas dan hubungan seks yang dilakukan di luar pernikahan.

Pemerintah, lanjutnya, akan mengeluarkan peraturan baru, bahwa setiap calon pasutri yang mendaftar di KUA harus melampirkan sertifikasi lolos mengikuti pelatihan bimbingan pranikah.

Editor: Tri Hatma Ningsih
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help