Berita Kediri

VIDEO - Rekaman CCTV Ungkap Kejahatan Makrus, Pembunuh Wanita Bercadar di Kediri

Terungkapnya identitas Makrus, pembunuh wanita bercadar di Kediri, tak lepas dari rekaman CCTV yang menangkap gambarnya bersama korban.

VIDEO - Rekaman CCTV Ungkap Kejahatan Makrus, Pembunuh Wanita Bercadar di Kediri
surabaya.tribunnews.com/mohammad romadoni
Repro rekaman CCTV yang menunjukkan saat tersangka pembunuhan wanita bercadar di Kediri menjemput calon korbannya. 

SURYA.co.id | KEDIRI - Penetapan Makrus (39) sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan Nurul Khotimah (38), wabuta bercadar di Kediri, telah sesuai prosedur.

Penetapan itu berdasarkan lebih dari dua alat bukti otentik, yakni hasil otopsi jenazah korban dan sejumlah bukti petunjuk berupa keterangan saksi di lokasi penemuan jenazah korban di masjid Pagu serta keluarga Nurul.

Namun, perlu diketahui salah satu bukti petunjuk paling utama untuk dapat menyambungkan rentetan kronologi kejadian hingga mengarah ke pelaku terdapat pada rekaman kamera Closed Circuit Television (CCTV).

Setelah diputar untuk sekian kalinya, rekaman CCTV yang diperoleh di kawasan RSUD dr Iskak Tulungagung, tidak jauh dari lokasi bertemunya korban dan tersangka, terlihat keberadaan mobil Grand Livina warna silver.

Sebelum Membunuh Wanita Bercadar, Makrus Sempat Mengajak Berbuat Dosa, Cairan ini Buktinya

Baca: Cinta Terlarang Wanita Bercadar Berujung Tragis, Saya Ingin Mengakhiri Kemaksiatan, Kata Makrus

Kasatreskrim Polres Kediri, AKP Hanif Fatih Wicaksono mengatakan rekaman CCTV tersebut memperkuat asumsi bahwa tersangka berada di Tulungagung.

"Mobil itu adalah milik tersangka Makrus yang tertangkap kamera CCTV, Kamis (4/1/2018) pukul 09.59.58 WIB," bebernya, Rabu (10/1/2018).

Hanif menjelaskan, ketika itu pihaknya mencari informasi terkait orang dekat korban yang diduga kuat sebagai pelakunya.

"Setelah dicocokkan rekaman CCTV merek kendaraan beserta plat nomor sesuai mobil milik tersangka," ungkap perwira polisi alumni Akpol 2007 ini. 

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help