Pilgub Jatim 2018

Khofifah - Emil sempat Terganjal Rekom Nasdem, Mengapa?

Pendaftaran pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak, sempat terganjal perlengkapan berkas.

Khofifah - Emil sempat Terganjal Rekom Nasdem, Mengapa?
surya/bobby constantine koloway
Ketua KPU Jatim, Eko Sasmito, menunjukkan surat keterangan Ketua DPW Nasdem Jatim, yang berhalangan hadir karena kepentingan dinas. 

SURYA.co.id |SURABAYA - Pendaftaran pasangan kandidat Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak, sempat terganjal perlengkapan berkas, Rabu (10/1/2018).

Pasalnya, pada saat pengumpulan berkas pasangan kandidat, salah satu partai pengusungnya, Nasdem, tak menghadirkan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Nasdem Jatim, Rendra Kresna.

Melainkan diwakili oleh Sekretaris DPW Nasdem Jatim, Aminurrohman.

Rendra, yang juga Bupati Malang ini berhalangan hadir dikarenakan kepentingan pemerintahannya untuk mengikuti rapat di Jakarta.

Padahal, berdasarkan Peraturan KPU (PKPU) 3 Pasal 39 Ayat 5, pengurus partai politik untuk level provinsi (pendaftaran kandidat gubernur) diwajibkan datang.

Bagi pengurus partai politik yang tak dapat hadir, wajib membuktikan dengan surat kererangan dari instansi yang berwenang (Pasal 39 Ayat 7).

Nasdem, pada pendaftaran tersebut hanya menyertakan surat keterangan alasan tak bisa hadir, tanpa surat keterangan dari instansi terkait.

Tak adanya surat keterangan inilah yang kemudian dipermasalahkan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jatim.

Sebagai tindak lanjut, Bawaslu pun meminta tim pemenangan untuk melengkapi berkas persyaratan hingga pukul 24.00 nanti.

Namun, pada sekitar pukul 14.00 WIB, tim telah mendapat surat keterangan tersebut yang dikirimkan oleh pengurus Nasdem melalui email.

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help