Berita Banyuwangi

Cek Program Pelebaran Jalan Desa, Bupati Anas Minta Lelang Dipercepat

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas meminta agar proses lelang untuk proyek pelebaran jalan desa segera dipercepat. Ini alasannya...

Cek Program Pelebaran Jalan Desa, Bupati Anas Minta Lelang Dipercepat
surabaya.tribunnews.com/haorrahman
Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas (berbatik coklat) mengunjungi Desa Sempu, Kecamatan Sempu, Banyuwangi. 

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas mengecek sejumlah rencana pembangunan infrastruktur dasar di beberapa desa.

Anas meninjau sejumlah ruas jalan poros desa, terutama yang akan terkena proyek pelebaran dan diaspal hotmix.

"Jalan ini akan dilebarkan, cukup jauh jaraknya, 14,5 kilometer, mulai Jalan Stail, melewati jalan Sumberwadung hingga Jalan Sariman,” ujar Anas saat mengecek jalan di Desa Sempu, Kecamatan Sempu, Banyuwangi, Rabu (10/1/2018).

Anas menjelaskan, jalan poros desa ini dilebarkan karena jalur ini tergolong penting. Ada lima sekolah dan puskesmas di sepanjang jalan ini. Selain itu, jalan ini juga akses menuju Stasiun Setail.

"Makanya jalur ini tergolong padat sehingga perlu dilebarkan. Selain dilebarkan, jalan ini juga akan dilakukan pekerjaan hotmix beton menyesuaikan Karena kontur tanahnya yang gerak, makanya perlu dibeton," kata Anas.

Baca: Pemkab Banyuwangi Akan Bangun Jalan 600 Kilometer Selama 2018

“Kami ingin ini bisa cepat. Sudah saya minta Kepala Dinas Pekerjaan Umum Banyuwangi, agar lelang agak cepat, saya minta segera akhir Januari ini atau paling lambat awal Februari. Setelah itu pekerjaan sekitar 6 bulan, dan pertengahan 2018 sudah bisa dinikmati warga,” papar Anas yang didampingi jajaran Pemkab Banyuwangi dan para aparat desa.

Anas mengatakan, pada tahun ini pembangunan akan menyasar infrastruktur pedesaan, termasuk jalan pedesaan dengan kontur tanah bergerak.

"Jalan pedesaan dengan kontur tanah bergerak akan dicor. Karena kalau tidak dicor, biaya perawatannya tinggi. Belum lagi banyak warga yang protes karena jalan baru dibangun, ternyata rusak lagi,” ujarnya.

Dia menambahkan, tahun ini sejumlah jembatan juga akan dilebarkan dari rata-rata empat meter menjadi enam meter.

“Saya lupa detilnya, kalau tidak salah ada delapan jembatan yang masuk perencanaan tahun ini. Ada juga jembatan yang sebelumnya hanya untuk roda dua, tahun ini kita perlebar sehingga mobil bisa masuk,” tuturnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Cipta Karya dan Penataan Ruang (CKPR) Mujiono menambahkan, tahun ini Pemkab Banyuwangi mengalokasikan dana Rp375 miliar untuk sektor infrastruktur, mulai jalan, jembatan, hingga infrastruktur pendukung pertanian.

“Jembatan juga menjadi prioritas untuk membuka aksebilitas daerah,” kata Mujiono. 

Penulis: Haorrahman
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help